Prabowo Gebrak Podium Pidato Dinilai Alamiah, Kalau Selfie Orang Jadi Enggak Tertarik

Rabu, 10 April 2019 13:29 Reporter : Hari Ariyanti
Prabowo Gebrak Podium Pidato Dinilai Alamiah, Kalau Selfie Orang Jadi Enggak Tertarik Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Tony Rosyid. ©2019 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Tony Rosyid menilai Capres Prabowo Subianto lebih otentik dibandingkan Joko Widodo (Jokowi). Prabowo dinilainya tak cocok jika dibandingkan dengan Jokowi yang disebutnya sebagai pemimpin yang suka berswafoto atau selfie.

"Pak Prabowo itu orangnya otentik, akan diikuti gelombang yang otentik, nyambung. Coba Prabowo tipenya tukang selfie, enggak nyambung. Saya yakin," kata Tony saat menghadiri diskusi bertema 'Kampanye 02 Sering Diganggu. Tegakkan Fair Play' di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/4).

Menurut dia, jika Prabowo suka berswafoto, maka orang tidak akan tertarik, begitu pun dengannya. Dia melanjutkan, Indonesia adalah negara besar sehingga tidak cocok dipimpin orang yang suka berswafoto.

"Coba Pak Prabowo selfie, orang jadi enggak tertarik. Saya juga enggak akan tertarik. Negara Indonesia itu negara besar, enggak bisa dipimpin oleh pemimpin selfie. Siapapun, tidak bisa dipimpin oleh presiden selfie. Siapapun yang jadi presiden," ujarnya.

"Jadi di sinilah kelebihan Pak Prabowo. Dia adalah orang yang apa adanya. Meskipun gebrak-gebrak meja itu alamiah. Karena itu alamiah, kalau bahasa agamanya itu karena lahir dari ketulusan, ada berkah di situ. Oleh karena itu kemudian ada feedback yang positif," imbuhnya.

Dia mengatakan, kemarahan Prabowo berbasis ego personal, akan muncul umpan balik. Namun karena itu alamiah dan otentik, massa juga tidak akan terpengaruh.

"Kalau Pak Prabowo itu dan timnya mengkapitalisasi terhadap gelombang yang alamiah, itu akan berbalik. Dan saya ikuti bahwa gangguan-gangguan itu terus terjadi itu tidak dikapitalisasi oleh 02. Akhirnya di situlah kemudian membawa aura positif untuk 02," pungkasnya.

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto kerap mengungkapkan kemarahannya melihat kondisi Indonesia saat berpidato di berbagai kesempatan. Cap temperamental pun tak luput disematkan kepada Prabowo karena sikapnya itu.

Teranyar gaya Prabowo yang menggebrak podium saat berkampanye di Stadion Kridosono, Yogyakarta, menjadi sorotan. Kubu Prabowo menilai gaya Danjen Kopassus saat kampanye itu bentuk sikap ekspresif dan apa adanya.

"Masyarakat senang. Masyarakat membutuhkan pemimpin yang tegas yang jelas yang tidak tipu-tipu dan tidak munafik," kata Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/4). [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini