Prabowo Dinilai Capres Kuat Karena Tak Ada Inkumben, Namun Belum Tentu Menang

Rabu, 12 Mei 2021 14:04 Reporter : Ahda Bayhaqi
Prabowo Dinilai Capres Kuat Karena Tak Ada Inkumben, Namun Belum Tentu Menang Potret Ibu Prabowo Subianto. Instagram @prabowo ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto diharapkan kadernya maju kembali sebagai calon presiden 2024. Bila bersedia, Prabowo terhitung akan tiga kali maju sebagai calon presiden.

Pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan, indikasi Prabowo menjadi calon presiden lagi sudah terlihat sejak Kongres Gerindra 2020. Prabowo terpilih sebagai ketua umum dan menjadi Menteri Pertahanan Tidak aneh jika Prabowo didorong sebagai calon presiden 2024.

"Jadi kalau saat ini ada teriakan dari internal Gerindra agar Prabowo maju di Pilpres lagi itu hal yang tak aneh. Jika Prabowo maju di Pilpres 2024 artinya hattrick sebagai Capres," katanya kepada wartawan, Rabu (12/5).

Melihat hasil sejumlah survei elektabilitas hari ini, Prabowo dinilai sebagai salah satu calon presiden yang kuat. Apalagi kans Prabowo semakin kuat karena tidak ada inkumben. Joko Widodo sudah tidak bisa lagi maju sebagai calon presiden.

"Cukup kuat karena tak ada incumbent," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini.

Ujang melihat Prabowo akan bersaing kuat dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, hingga Ketum Golkar Airlangga Hartarto.

Namun, belum tentu bakal menang karena dinamika politik yang bakal terus berubah dengan cepat.

"Soal apakah menang atau tidak. Bisa menang dan juga bisa tidak. Tergantung garis tangan dan tergantung dukungan rakyat," terang Ujang.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, internal Gerindra selalu mengharapkan Ketua Umum Prabowo Subianto supaya bersedia maju kembali sebagai calon presiden di 2024. Permintaan internal Gerindra itu, kata Muzani tidak pernah berubah.

"Saya sudah katakan beberapa kali bahwa Gerindra secara internal mengharapkan dan memohon kepada Pak Prabowo agar beliau bersedia maju di tahun 2024. Kita semua mengharapkan itu dan harapan itu sampai sekarang tidak berubah, agar Pak Prabowo bersedia maju di tahun 2024," kata Muzani di DPR, Jakarta, Kamis (6/5).

Muzani mengatakan, keputusan politik itu belum diambil Gerindra. Sebab, Prabowo meminta agar diberikan kesempatan untuk berkonsentrasi menjalankan tugas sebagai Menteri Pertahanan.

"Tapi keputusan politik itu belum kita ambil karena beliau minta agar diberi kesempatan untuk berkonsentrasi menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Menteri Pertahanan," kata Wakil Ketua MPR RI ini. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini