Prabowo dan Amien Rais bersatu di 'kandang banteng'

Rabu, 15 November 2017 08:03 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
prabowo dan amien rais hadiri peringatan hari pahlawan. ©2017 Merdeka.com/facebook prabowo

Merdeka.com - Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais mengundang Ketua umum Gerindra Prabowo Subianto untuk peringati hari Pahlawan di SD Budi Mulia Dua, Yogyakarta, Senin (13/11) lalu. Dua tokoh nasional ini juga melakukan pertemuan tertutup usai upacara digelar.

Hadir dalam pertemuan itu Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dan Sekjen PAN Eddy Soeparno. Tak lupa pula Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono dan Wakil Ketua umum PAN Taufik Kurniawan. Baik Ferry dan Taufik keduanya sama-sama tengah diusulkan maju Pilgub Jawa Tengah oleh Gerindra dan PAN.

Pertemuan tertutup itu salah satu yang dibahas adalah Pilgub Jawa Tengah. Jawa Tengah selama 15 tahun terakhir dikuasai oleh PDIP. Basis massa PDIP paling banyak di Jateng. Oleh sebab itu, Jateng identik dengan sebutan 'Kandang Banteng'.

Prabowo dan Amien ingin Gerindra dan PAN bersatu di 'kandang banteng'. Bahkan, dalam pertemuan itu diklaim bahwa kedua belah pihak sepakat koalisi.

"Tiga jam bertemu salah satu yang dibahas mengenai Jawa Tengah. Insya Allah (PAN-Gerindra) sudah fiks koalisi. Tapi bukan fiks dalam arti koalisi orangnya. Calonnya tidak dibahas," kata Ferry Juliantono saat dihubungi merdeka.com, Selasa (14/11).

Ferry mengklaim, PKS juga akan merapat dalam koalisi ini. Namun untuk calon yang akan diusung, hal itu belum dibahas.

Di internal Gerindra sendiri belum putus soal calon yang akan diusung, sebab masih ada dua tokoh yakni Ferry dan Sudirman Said. Hingga kini, Gerindra masih menginstruksikan kepada kedua bakal calon itu untuk sosialisasi ke masyarakat di Jawa Tengah. Survei akhir nantinya yang menentukan siapa dari dua tokoh itu yang akhirnya diusung oleh Gerindra.

prabowo dan amien rais gelar pertemuan tertutup bahas Jawa Tengah ©2017 Merdeka.com/istimewa


Di sela pertemuan Amien dan Prabowo, Ferry dan Taufik juga menyempatkan untuk bertemu empat mata. Mereka sepakat mencari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan warga Jawa Tengah.

"Kita tidak membahas dalam konteks pasangan, kita bahas bagaimana cara memenangkan Jawa Tengah," kata Wakil ketua umum Gerindra ini.

Keduanya juga saling memuji satu sama lain. Taufik yang dikonfirmasi terkait hal itu mengatakan, keduanya adalah orang Jawa yang tentu memiliki kedekatan dan saling memehami satu sama lain. Tapi dia menolak jika pertemuan itu memutuskan Ferry dan Taufik adalah pasangan calon di Pilgub Jateng.

taufik kurniawan ferry juliantono dan eddy soeparno ©2017 Merdeka.com/istimewa


"Mas Ferry dan saya orang Jawa, heart to heart untuk kebesaran Jawa Tengah. Intinya akan bagaimana tunggu tanggal mainnya," kata Taufik.

Sebelum Amien Rais turun gunung, PAN sempat mengutarakan keinginan untuk berkoalisi dengan penguasa Jawa Tengah, yakni PDIP. Bahkan, Sekjen PAN Eddy Soeparno secara terang-terangan ingin dua kadernya yakni Nasrullah dan Taufik Kurniawan mendampingi incumbent Ganjar Pranowo.

"Pilgub Jateng kami sudah melakukan komunikasi politik dengan partai politik yang ada. Dengan partai politik yang kiranya akan mengusung incumben Pak Ganjar dan kami usungkan untuk ini pilgub Jateng kami ingin mngajukan kader yang terbaik sebagai Wakil Gubernur yakni bendahara umum Pak Nasrullah atau Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan," kata Eddy di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Jumat (13/10).

Tambah Eddy, tercetusnya nama tersebut sudah dikomunikasikan dengan pihak yang bersangkutan. Mulai Nasrullah dan juga PDIP.

"Sudah komunikasikan mudah-mudah diterima beliau. Kita ajukan melalui pembicaraan di DPP. Komunikasi dengan PDIP dan partai lain," ungkap Eddy. [rnd]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.