Prabowo: Berjuang bersama saya sampai titik darah penghabisan

Jumat, 25 Juli 2014 17:30 Reporter : Al Amin
Prabowo: Berjuang bersama saya sampai titik darah penghabisan Video Prabowo di Facebook. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon presiden Prabowo Subianto mengatakan, negara Indonesia adalah negara yang besar jangan sampai menjadi negara budak, negara yang bisa diperintah oleh pihak asing. Dirinya mengaku, dalam pemilihan presiden 2014 kemarin, ada sejumlah negara asing yang terlibat dalam kecurangan dalam pilpres, yang mengakibatkan dirinya kalah.

"Apa kita menyerah, apakah kita seperti budak? Disuruh duduk, duduk. Disuruh berdiri, berdiri. Disuruh tunduk, tunduk. Disuruh diam, diam. Disuruh ambil air, ambil air," kata Prabowo dalam video yang diunggah ke halaman Facebook miliknya, Jumat (25/7).

Indonesia, lanjut Prabowo, merupakan negara yang mengerti cara membela hak-hak rakyatnya. Terkait keterlibatan asing dalam kecurangan pilpres, pilihannya cuma ada dua.

"Yang jelas pilihannya ada dua, berdiri terhormat sebagai bangsa kesatria atau tunduk selamanya sebagai bangsa kacung, bangsa budak, bangsa yang lemah, bangsa yang bisa dibeli, bisa disogok."

Untuk itu, melalui video berdurasi 23 menit 27 detik tersebut, mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat meminta kepada pengikutnya di Facebook untuk bersama ikut melawan kecurangan tersebut.

"Delapan juta yang terus bersama saya, tolonglah jawab kepada saya, sehingga saya bisa lihat siapa yang terus berjuang bersama saya sampai titik darah penghabisan atau mereka yang melihat dari pinggir saya pun tidak masalah," ujarnya. [war]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini