PPP Ingatkan Pemindahan Ibu Kota Harus Perhatikan Aspek Sosial

Kamis, 17 Oktober 2019 12:53 Reporter : Sania Mashabi
PPP Ingatkan Pemindahan Ibu Kota Harus Perhatikan Aspek Sosial Maket Ibu Kota Baru. ©2019 dok. Kemen PUPR

Merdeka.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menilai wacana pemindahan ibu kota harus dikaji lebih dalam. Hal ini, ia katakan terkait adanya kerusuhan berujung pembakaran rumah di lokasi ibu kota baru yakni, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Mengingat kejadian ini, maka rencana pemindahan ibu kota wajib dikaji secara mendalam dari segala aspek baik itu infrastruktur, keamanan, pertahanan maupun aspek sosial dan tidak dilakukan secara tergesa-gesa," katanya pada wartawan, Kamis (17/10).

Dia menilai, kerusuhan di Penajam Paser harus menjadi pertimbangan pemerintah untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Pasalnya, untuk memindahkan ibu kota banyak yang harus dipikirkan termasuk harmonisasi sosial.

"Mengingat lokasi kerusuhan adalah calon ibu kota negara, maka pemerintah harus melakukan langkah-langkah ekstra terkait keamanan dan keharmonisan sosial," ungkapnya.

"Mengingat jika nantinya sudah ditetapkan sebagai ibu kota maka akan banyak warga yang datang ke daerah tersebut. Sehingga jika tidak ada antisipasi dikhawatirkan terjadi persoalan sosial baru," sambungnya.

Karena itu, eks Anggota DPR Komisi II ini menilai, pemindahan ibu kota perlu dikaji lebih lanjut. Sehingga pemindahan ibu kota bisa berjalan baik.

Sebelumnya, kerusuhan di Penajam Paser Utara, dipicu aksi warga terkait kasus pengeroyokan berujung penikaman terhadap dua orang pemuda yakni Rn (18) Ca (19) pada Rabu (9/19) malam di pantai Nipahnipah, PPU.

Aksi penikaman diduga dipicu kekesalan seorang pemuda terhadap korban. Dia menantang korban bertemu di pantai Nipahnipah. Hingga akhirnya korban ditikam.

Usai menikam kedua korban, para pelaku kabur ke Balikpapan. Salah satu korban yakni Ca, meninggal dunia. Polisi langsung bergerak cepat. Tiga terduga pelaku pengeroyokan dan penikaman, akhirnya berhasil ditangkap di Balikpapan.

Tak diketahui pemicunya, mulai siang tadi warga turun ke jalan sambil menenteng senjata tajam. Mereka mengusir keluarga pelaku yang bermukim di sekitar pelabuhan Penajam Paser Utara agar segera meninggalkan daerah itu. Padahal, Selasa (15/10) malam kemarin, sudah dilakukan mediasi.

Aksi pembakaran rumah terjadi di sekitar pelabuhan. Padahal di lokasi ada aparat yang berjaga. Aktivitas penyeberangan kapal feri dari Penajam ke Balikpapan, maupun sebaliknya, sementara tidak bisa beroperasi. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini