PPP Ingatkan Partai yang Ingin Gabung Koalisi Jokowi Jangan Bersikap Oposisi

Jumat, 11 Oktober 2019 11:50 Reporter : Sania Mashabi
PPP Ingatkan Partai yang Ingin Gabung Koalisi Jokowi Jangan Bersikap Oposisi Arsul Sani. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, mengingatkan partai lain yang ingin gabung koalisi Jokowi tidak bersikap seperti oposisi. Hal itu ia katakan terkait pertemuan Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara, Kamis (10/10) kemarin.

"Bagi PPP yang penting setiap partai yang berkoalisi perlu tertib menjaga etika koalisinya terhadap pemerintahan. Kritis boleh dalam konteks menjalankan tugas pengawasan di parlemen, namun tidak berperilaku seperti oposisi dalam model pemerintahan parlementer," kata Arsul pada merdeka.com, Jumat (11/10).

Pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua MPR ini mengaku belum mengetahui apakah ada partai yang akan bergabung dengan koalisi Jokowi dalam waktu dekat. Dia menyerahkan sepenuhnya pada Jokowi sebagai Presiden terpilih

Arsul juga tidak khawatir bergabungnya partai lain ke koalisi Jokowi jelang pelantikan Presiden 20 Oktober mendatang. Dia yakin Jokowi tidak akan meninggalkan PPP.

"Masa khawatir, Pak Jokowi enggak akan meninggalkan PPP kok," ucapnya.

Sebelumnya, Jokowi mengundang SBY ke Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/10). Jokowi akui banyak yang dibahas dengan SBY, salah satunya soal kemungkinan koalisi.

Jokowi awalnya menjelaskan, pertemuan dengan SBY membahas terkait masalah kebangsaan dan situasi terkini negara. Begitu juga soal politik terkait koalisi, tapi belum terjadi sebuah keputusan.

"Ditanyakan langsung ke Pak SBY langsung. Ya kita berbicara itu tetapi belum sampai ke sebuah, apa, sebuah keputusan," kata Jokowi. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini