Politisi PDIP: Jangan dorong-dorong presiden rangkap ketum partai

Selasa, 31 Maret 2015 15:25 Reporter : Rizky Andwika
Politisi PDIP: Jangan dorong-dorong presiden rangkap ketum partai Masinton Pasaribu. ©2015 Merdeka.com/Twitter @Masinton

Merdeka.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu membantah jika Puan Maharani masih aktif di partai saat menjabat sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Menurut dia, setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Puan tak lagi mengikuti segala kegiatan kepartaian.

"Mbak Puan tidak pernah lagi ikutan, dia sudah non aktif," kata Masinton di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (31/3).

Masinton juga heran dengan sebagian kalangan yang mempertanyakan status menteri ataupun pejabat negara lainnya yang tidak boleh merangkap jabatan, tetapi di sisi lain malah mendukung agar Jokowi menjadi ketua umum PDI Perjuangan menggantikan Megawati Soekarnoputri.

"Kalau gitu presiden jangan diajuin jadi ketua umum partai. Jangan mendorong-dorong presiden merangkap sebagai ketum partai," ketusnya.

Puan Maharani pernah mengaku, sejak duduk di kabinet akhir Oktober tahun lalu, dia telah resmi mengundurkan diri dari kepengurusan partai banteng moncong putih tersebut. "Saya nonaktif di partai semenjak pelantikan sampai sekarang," kata Puan di Gedung DPR, Selasa (3/2).

Menurut Puan, Presiden Joko Widodo dengan tegas mengatakan, menteri di pemerintahannya tidak boleh merangkap jabatan dalam partai politik.

"Kan sudah jelas. Teman-teman di parpol itu mengundurkan diri atau non aktif dari partainya masing-masing," ungkapnya. [ren]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. PDIP
  3. Menko PMK
  4. Kabinet Jokowi
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini