Politisi Golkar sebut pengajuan nama Ketua DPR menunggu UU MD3 rampung

Selasa, 9 Januari 2018 13:22 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Politisi Golkar sebut pengajuan nama Ketua DPR menunggu UU MD3 rampung Gedung DPR. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Partai Golkar belum mengajukan nama untuk mengganti Setya Novanto dari posisi Ketua DPR. Menurut Wakil Sekretaris Fraksi Golkar DPR Sarmuji, pengajuan nama calon Ketua DPR akan dilakukan setelah revisi Undang-undang MPR, DPR dan DPD (MD3) rampung.

"Revisi UU MD3 ada keinginan tambah satu wakil ketua DPR untuk PDIP sebagai penghormatan terhadap pemenang Pemilu 2014. Kami ingin selesaikan UU MD3 ini secepatnya, sekaligus pergantian ketua DPR. Jadi sekali langkah dua urusan selesai," kata Sarmuji di Gedung DPR, Jakarta Selatan, Selasa (9/1).

UU MD3 pun, kata Sarmuji, sudah melewati tahap pembahasan. Tinggal meminta persetujuan semua fraksi.

"UU kan tinggal finishing, sudah dibahas dan tinggal persetujuan. Persetujuan bisa musyawarah atau voting. Tinggal itu saja," ujar Sarmuji.

"Rapat fraksi hari Kamis, tetapi apakah memutuskan ketua DPR, saya pikir belum. Hanya penegasan agar UU MD3 diselesaikan, paling tidak satu minggu. Fraksi Golkar perintahkan anggota di Baleg untuk selesaikan UU MD3," tambahnya.

Senada dengan Sarmuji, Wakil badan Legislasi (Baleg) DPR Firman Soebagyo menjelaskan pengajuan ketua DPR dari Golkar bisa disodorkan sebelum atau bersamaan dengan penyelesaian UU MD3. Namun, dirinya mengembalikan putusan itu kepada partainya.

"Tentunya tidak menutup kemungkinan juga nanti suatu saat Golkar akan mengajukan sebelum MD3 selesai, itu tidak ada masalah juga. Karena memang tidak harus menunggu itu, semua tergantung dari pada kebijakan Golkar untuk mengajukan pimpinan DPR pengganti pak SN," sambungnya.

Adapun nama-nama yang saat ini tengah dipertimbangkan sebagai Ketua DPR dari Golkar adalah Bambang Soesatyo, Agus Gumiwang Kartasasmita, Azis Syamsudin dan Zainudin Amali. Firman menilai empat kandidat itu memiliki potensi yang sama.

"Kan sudah berkembang ada empat nama, Bamsoet, Agus Gumiwang Kartasasmita, Azis, pak Kahar, Zainudin Amali. Kita lihat nanti. Semua memiliki kekuatan yg sama," katanya. [dan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini