Politikus PKB: Bubarkan Saja Stafsus Milenial Jokowi, Tidak Ada Faedah

Rabu, 22 April 2020 13:13 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Politikus PKB: Bubarkan Saja Stafsus Milenial Jokowi, Tidak Ada Faedah Jokowi kenalkan staf khusus milenial. ©2019 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Dua Staf Khusus Presiden Joko Widodo sedang jadi buah bibir masyarakat. Pertama, Andi Taufan Garuda Putra akibat surat permintaan kepada camat se-Indonesia. Kedua, Adamas Belva Syah Devara menuai kritik keras dari masyarakat usai perusahaan startup miliknya, Ruangguru mendapat anggaran sebagai mitra program kartu prakerja.

Politikus PKB Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan staf khusus milenial Presiden Jokowi itu dibubarkan karena tidak berguna.

"Saya dari awal konsisten, bubarkan saja stafsus milenial ini. Tidak ada faedah," ujar dia kepada Merdeka.com, Rabu (22/4).

Namun, Wakil Ketua Komisi II ini mengatakan, kesalahan dalam mengambil keputusan merupakan hal yang wajar. Misalnya kesalahan Jokowi ketika memutuskan untuk membentuk dan merekrut stafsus milenial.

"Menurut saya, soal keputusan salah itu biasa saja," kata dia.

Tapi yang paling penting, kata Yaqut, yakni langkah yang diambil presiden setelah membuat keputusan yang dianggap salah lalu melakukan evaluasi dan perbaikan. Langkah perbaikan itulah yang saat ini sedang dinantikan oleh masyarakat Indonesia.

"Yang penting adalah respons atas kesalahan itu. Jika presiden segera mengevaluasi pembentukan stafsus milenial yang tidak berfaedah ini, maka publik akan mengapresiasi presiden sebagai pemimpin yang benar-benar mau dan mampu mendengarkan suara publik," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Staf Khusus Milenial Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Adamas Belva Syah Devara mundur dari posisi staf khusus milenial presiden.

Belva mengaku Pengunduran diri tersebut telah disampaikan dalam bentuk surat kepada Jokowi pada 15 April 2020, dan disampaikan langsung ke Presiden pada 17 April 2020.

Belva diketahui sempat diisukan terlibat conflict of interest karena program prakerja milik pemerintah menggandeng perusahaannya, yakni Ruang Guru. [ray]

Baca juga:
Mundur jadi Staf Khusus Presiden, Ini 5 Fakta Belva Devara
ICW Minta Setneg Beberkan Proses Pengangkatan Staf Khusus Presiden
Mundur Stafsus Jokowi, Belva Diminta Tarik RuangGuru dari Mitra Kartu Prakerja
Belva Devara Mundur, Demokrat Minta Jokowi Batalkan Program Pelatihan Online
Refly Harun Nilai Andi Taufan Harusnya Juga Mundur dari Stafsus Jokowi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini