Politikus PDIP sebut Jokowi harus terbitkan Perppu demi rakyat

Jumat, 7 Agustus 2015 19:02 Reporter : Marselinus Gual
Politikus PDIP sebut Jokowi harus terbitkan Perppu demi rakyat Jokowi nyoblos di TPS 27. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Anggota komisi II DPR Arif Wibowo meminta Presiden Jokowi segera mengeluarkan Perppu terkait ketujuh daerah yang hanya memiliki satu calon tunggal. Pentingnya Perppu ini, kata dia, untuk menyelamatkan jutaan jiwa di 7 daerah tersebut.

"Ya, segera keluarkan Perppu. Tidak ada cara yang lebih tepat selain pemerintah terbitkan Perppu," ujar Arif dalam diskusi bersama di Gedung Bawaslu, Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (7/8).

Di sisi lain, publik menilai, permintaan untuk mengeluarkan Perppu bukanlah suatu solusi yang tepat. Semisal KPU, sebagaimana diatur dalam PKPU No. 9 tahun 2015 lebih menganjurkan agar Pilkada bagi ketujuh daerah ditunda ke 2017 jika dalam pendaftaran tanggal 9-11 Agustus masih ada daerah yang belum mempunyai pasangan minimal 2 paslon.

Bagi Arif, cara pikiran demikian bukan suatu solusi yang baik. Ketidakadaan pemimpin akan berakibat fatal bagi kehidupan masyarakat di 7 daerah tersebut.

"Cara pikirnya tidak demikian. Gimana coba, dengan nyawa jutaan orang di sana," tukas dia.

Namun demikian, sinyal untuk tidak mengeluarkan Perppu juga sudah ditegaskan Presiden Jokowi. Kata Arif, presiden harus bertanggungjawab jika tidak mengeluarkan Perppu.

"Kalau enggak mau ya silakan saja. Dia (Jokowi) bertanggungjawab dengan nyawa orang," pungkas politikus PDIP ini. [tyo]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini