Politikus PDIP gempur habis lembaga survei yang singkirkan Mega

Selasa, 24 Maret 2015 07:46 Reporter : Didi Syafirdi
Politikus PDIP gempur habis lembaga survei yang singkirkan Mega megawati. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Para politikus PDI Perjuangan langsung meradang dengan survei Poltracking Indonesia yang menyudutkan Megawati Soekarnoputri. Hasilnya, Mega tidak lagi dikehendaki untuk kembali memimpin partai tersebut.

Jumlah penilai dari riset itu melibatkan 200 pakar yang tersebar di Indonesia untuk memberikan penilaian. Survei dilakukan menjelang Kongres IV PDI Perjuangan di Bali pada8-12 Aprilmendatang.

Berbagai respons pun bermunculan. Hasil survei itu dinilai sengaja dikeluarkan untuk memecah belah internal partai penguasa tersebut. Para politisi tetap satu suara menyokong Mega kembali menjadi ketua umum.

Sebelumnya, dalam Rapat Kerja Nasional IV PDI Perjuangan di Semarang beberapa waktu lalu, Presiden terpilih periode 2014-2019 Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan Megawati Soekarnoputri menjadi ketua umum lagi.

Untuk itu dalam Kongres PDIP bulan depan beragenda kembali mengukuhkan Megawati memimpin partai untuk periode 2015-2020. Megawati pun mengungkapkan siap kembali menjadi ketua umum PDI Perjuangan demi membantu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Berikut reaksi keras para politikus PDIP terhadap survei Poltracking, dihimpun merdeka.com, Selasa (24/3):

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini