Politikus NasDem Usul Usia Minimal Capres Diturunkan Jadi 21 Tahun

Sabtu, 1 Oktober 2022 20:02 Reporter : Alma Fikhasari
Politikus NasDem Usul Usia Minimal Capres Diturunkan Jadi 21 Tahun Hillary Brigitta Lasut. ©2022 Merdeka.com/Alma Fikhasari

Merdeka.com - Politikus Partai NasDem Hillary Brigitta Lasut meminta agar calon presiden (capres) pada 2024 nanti merupakan sosok muda yang berusia minimal 21 tahun. Sebab, dia menilai banyak sosok di atas 40 tahun yang tidak memiliki pengalaman tapi maju sebagai capres.

"Ada orang usai 40 tahun belum pernah ada pengalaman kerja dari manapun, baru turun dari gunung lalu nyapres, mungkin dia karena keturunan dari mana dia bisa jadi presiden. Tapi ada orang usia 21 tahun, 22 tahun tapi pengalaman kerja, organisasi, mungkin dia dulu mimpin mahasiswa jadi ketua BEM, penggerak reformasi," kata Hillary Brigitta, dalam diskusi, di Jakarta, Sabtu (01/10).

Kendati demikian, dia berharap sosok muda yang menjadi capres merupakan lulusan sarjana, bukan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Tetapi jangan sampai usia 21 aja lulusan SMA terus belum ada pengalaman kerja entah dari mana cuman karena dia keturunan dewa, mungkin titisan dari atas dapat honoris kausa dari mana terus dia jadi presiden," ujarnya.

"Jadi saya pribadi kalau bisa memang 21, ya 21, tapi kalau bisa jangan lulusan SMA Karena gimana abang-abang mahasiswa di sini mau berdemonstrasi kepada mereka yang tidak pernah jadi mahasiswa, itu bakal jadi ribet banget urusan," sambung Anggota Komisi I DPR RI itu.

2 dari 2 halaman

Saat disinggung soal bakal calon presiden dari Partai NasDem yang sudah berumur di atas 40 tahun, Hillary Brigitta menyebut, tidak ada masalah. Karena, hingga kini belum ada deklarasi resmi siapa yang akan diusung oleh Partai yang dipimpin Surta Paloh tersebut.

Bisa saja, kata Hillary, dirinya yang akan diusung sebagai capres pada Pemilu 2024. Karena, sebagai sosok yang mewakili kaum milenial.

Diketahui, Partai NasDem memiliki tiga bakal calon presiden, di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

"Emang udah diumumin? Kan belum juga, sabar dulu, siapa tahu ganti nama jadi saya gitu kan," imbuhnya. [bal]

Baca juga:
Anies Baswedan Jadi Anggota Pemuda Pancasila, Ketum PP Wajibkan Kader Pilih di 2024
Prabowo Respons Isu Jokowi Jadi Cawapresnya: Saya Akan Ikuti Perkembangan
PDIP Sulit Jawab Kapan Puan Maharani Bisa Bertemu AHY
Tantangan Anies-AHY dan Peluang Melawan Ganjar Pranowo
Bicara Demokrasi, Anies: Lawan Diberi Kesempatan, Tak Ada Upaya Eliminasi
Bambang Pacul 'Semprot' Relawan Pendukung Ganjar: Kenapa Tak Izin Megawati?
Analisis Ganjar-Sandi Mudah Kalahkan Anies-AHY di 2024

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini