Politikus Golkar: Rakyat rindu Pak Harto bukan SBY!

Rabu, 9 September 2015 16:21 Reporter : Faiq Hidayat
Politikus Golkar: Rakyat rindu Pak Harto bukan SBY! Soeharto, Iseh Penak Zaman ku To?. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Politikus Partai Golkar kubu Ical, Bambang Soesatyo mengatakan, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tak bisa menjabat kembali sebagai Presiden. Namun, SBY bisa mencalonkan kembali sebagai Wakil Presiden pada Pilpres 2019 mendatang.

"Enggak mungkin lah terbentur dengan undang-undang, tapi kalau Wapres mungkin bisa maju lagi," kata Bambang di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (9/9).

Bambang hanya tersenyum mendengar pernyataan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang menyebut banyak aspirasi dari rakyat yang rindu dan ingin kembali ke masa kepemimpinan SBY. Menurut dia, publik justru merindukan kepemimpinan Presiden ke-2 RI, Soeharto.

"Kalau lihat di jalan-jalan malah Pak Harto. Kan ada tuh tulisannya, piye kabare, enak zaman ku toh. Justru Pak Harto bukan Pak SBY," kata dia.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyampaikan bahwa saat ini bangsa Indonesia mendapat banyak tantangan, terutama dalam mencari solusi mengatasi gejolak perekonomian.

Anak bungsu SBY ini juga mengklaim banyak aspirasi dari rakyat yang rindu dan ingin kembali ke masa kepemimpinan SBY. Lewat aspirasi rakyat tersebut, Ibas berharap partainya dapat lebih dicintai oleh rakyat.

"Banyak yang rindu dan bilang 'I want SBY back', begitu katanya. Dengan begitu semoga partai kita lebih dicintai rakyat, fraksi kita juga lebih dicintai rakyat dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja giat," klaim Ibas saat memberikan sambutan dalam acara peringatan hari ulang tahun Partai Demokrat ke-14 di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (9/9).

Ibas menjelaskan, Indonesia saat ini mengalami banyak tantangan seperti kondisi ekonomi kita yang menghadapi rintangan, krisis ekonomi global, ancaman PHK, kenaikan harga bahan pokok dan kebakaran hutan di Sumatera.

"Tentunya yang kita tak bisa kita bayangkan konflik dari penegak hukum," kata Ibas.

Baca juga:

Ibas: Banyak yang rindu dan bilang 'I want SBY back'

Golkar soal Setya Novanto: Dengan kerendahan hati, mohon dimaafkan

Pasal apa di kode etik DPR yang bisa menjerat Setya dan Fadli?

SBY: Saya mantan presiden, bukan calon presiden

SBY kasih potongan tumpeng pertama HUT Demokrat ke Hinca Panjaitan [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini