KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

PKS tetap terima caleg non-muslim di daerah

Selasa, 9 April 2013 15:07 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Sekjen PKS. merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Meski berlabel partai Islam, sejak Pemilu 2009 lalu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah menerima kalangan non-muslim untuk menjadi caleg. Kini di Pemilu 2014, keterbukaan itu coba dipertahankan PKS.

"Kita sudah mulai membuka diri misalnya di Bali, bahkan kemarin sudah masuk (daftar DCS) tapi saat dikonfirmasi, yang bersangkutan mengundurkan diri," kata Sekretaris Jendral (Sekjen) PKS, Taufik Ridho, saat jumpa pers di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/4).

Meski dalam daftar calon anggota legislatif sementara (DCS) DPR, PKS lebih mengutamakan para kader yang seluruhnya muslim, di tingkat daerah, partai dakwah itu sudah membuka diri bagi para kader non-muslim.

"Untuk DPR itu mayoritas kader, tapi untuk provinsi dan kabupaten kota, misal daerah, masalah suku dan agama misalnya minoritas kader, Sulawesi Selatan, di sana ada Toraja, Minahasa, itu calon dari non-muslim banyak di sana," tegas wakil ketua DPR itu.

Demikian juga di Papua, lanjut Taufik, PKS pun telah menerima calon-calon non-muslim untuk diusung.

"Demikian juga untuk Papua, bahkan baru kemarin, kita terbuka karena dalam politik, mereka harus perjuangkan aspirasi masyarakat. Sementara mereka mayoritas non-muslim, mereka harus perjuangkan itu tapi tetap dalam bingkai bersama-sama PKS, kita maksimal membuka peluang itu," tandasnya. [ren]

Topik berita Terkait:
  1. PKS

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.