PKS Sebut Kemunduran Demokrasi Jika Gibran Lawan Kotak Kosong di Solo

Kamis, 13 Agustus 2020 16:04 Reporter : Arie Sunaryo
PKS Sebut Kemunduran Demokrasi Jika Gibran Lawan Kotak Kosong di Solo Gibran-Teguh terima dukungan PAN untuk maju di Pilkada Solo. ©2020 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Kemungkinan calon tunggal di Pilkada Solo 2020 semakin besar, setelah hampir semua partai memberikan dukungan resmi kepada pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa. Potensi pasangan Gibran-Teguh melawan kotak kosong semakin tinggi.

PKS, satu-satunya partai yang melawan masih mencari lawan untuk Gibran menyampaikan, jika terjadi kotak kosong, maka akan terjadi kemunduran demokrasi.

"Kalau semua mendukung Gibran, maka akan terjadi kemunduran demokrasi," kata
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PKS Solo, Sugeng Riyanto, Kamis (13/8).

Menurut Sugeng, seharusnya partai politik (parpol) di Solo malu jika nantinya Gibran melawan kotak kosong. Dalam sejarah, Kota Solo belum pernah seperti terjadi adanya kotak kosong.

"Makanya kalau ini sampai terjadi, sebuah kemunduran demokrasi," ujarnya.

Sugeng juga mempertanyakan keberanian parpol pendukung Gibran. Menurutnya, saat ini tak ada partai yang berani melawan sang putra presiden.

"Apa saat ini tidak ada koalisi parpol yang berani melawan Gibran? Apa nggak ada politisi Solo yang berani dan punya syarat untuk melawan Gibran? Ini jadi pertanyaan," terangnya.

Baca Selanjutnya: Dia menilai dukungan kepada Gibran...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini