PKS: Revisi UU Pemilu dan Pilkada Lebih Sempurna dalam Satu RUU

Selasa, 23 Februari 2021 18:54 Reporter : Ahda Bayhaqi
PKS: Revisi UU Pemilu dan Pilkada Lebih Sempurna dalam Satu RUU Mardani Ali Sera. ©dpr.go.id

Merdeka.com - PDI Perjuangan mengusulkan revisi UU Pemilu tanpa mengubah substansi yang ada di UU Pilkada. Salah satunya terkait jadwal Pilkada yang dinormalisasi pada 2022 dan 2023. PDIP ingin Pilkada tetap 2024.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai, revisi kedua UU Pemilu dan UU Pilkada lebih sempurna. Seperti usulan Komisi II menyatukan dua UU dalam satu buku RUU Pemilu.

"Sempurnanya revisi keduanya dalam satu buku UU Pemilu seperti yang sudah resmi diajukan Komisi II ke Badan Legislatif," ujar Mardani kepada wartawan, Selasa (23/2).

PKS, kata Mardani, konsisten mendukung revisi UU Pemilu dan UU Pilkada seperti dalam RUU Pemilu. Supaya memperbaiki kualitas Pemilu pada 2022, 2023 dan 2024.

"Tujuannya agar kita dapat memperbaiki kualitas Pemilu pada 2022, 2023 dan 2024," kata Mardani.

Anggota Komisi II DPR RI ini menyayangkan ketika RUU Pemilu secara prosedural sudah disepakati seluruh fraksi dan sedang diharmonisasi. Malah mendadak batal belakangan.

"Balik badan karena Pak Jokowi punya pendapat ikuti UU yang blm dilaksanakan Pasal 201 ayat 8 UU No 10 Tahun 2016," kata Mardani.

Baca Selanjutnya: Sebelumnya PDI Perjuangan membuka peluang...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini