PKS Mantap Jadi Oposisi, PAN Berada di Antara Dua Pilihan

Rabu, 17 Juli 2019 06:15 Reporter : Syifa Hanifah
PKS Mantap Jadi Oposisi, PAN Berada di Antara Dua Pilihan Kampanye PAN. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Langkah politik PAN dan PKS belum bisa ditebak pasca Pemilu 2019. Namun beberapa sinyal sudah memberikan isyarat. PKS contohnya, beberapa elitenya sudah menyatakan akan menjadi oposisi. Apakah itu sudah jadi sikap resmi partai?

Sementara PAN, masih terlihat abu-abu. Keputusan politik PAN akan ditentukan dalam Rakernas pada awal Agustus, ke mana langkahnya bergabung ke pemerintah atau sebaliknya.

PAN dan PKS sama-sama belum ada kepastian dalam menentukan arah politiknya. Berikut prediksi langkah kedua partai tersebut:

1 dari 4 halaman

Mantap Menjadi Oposisi

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mantap menjadi oposisi. Partai berlambang bulan sabit dan padi itu tak ingin bergabung dengan pemerintah.

"Kami melihat umat dan kader, rasa-rasanya PKS akan memilih di luar pemerintahan," kata Presiden PKS, Sohibul Iman, beberapa waktu lalu.

Hal senada juga diungkap Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid. Ia mengatakan PKS memilih berada di barisan luar pemerintah atau oposisi. Baginya, berada di luar pemerintahan juga termasuk hal yang konstitusional.

"Kami tidak perlu diajak (dalam kabinet), biarlah kami menjadi oposisi. Biarlah kami berada di luar kabinet. Toh berada di luar kabinet bukan berarti tidak konstitusional, berada di luar kabinet juga konsitusional," tutur Hidayat.

2 dari 4 halaman

Menjadi Oposisi yang Kritis

PKS menjadi salah satu partai koalisi Prabowo yang mantap menjadi oposisi. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan saat membangun oposisi yang kritis dan konstruksi.

"Saatnya kita merapikan barisan untuk menjadi oposisi yang kritis dan konstruksi sebagai kekuatan penyeimbang pemerintah," kata Mardani.

3 dari 4 halaman

Waketum Klaim PAN Siap Gabung Pemerintah

Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan mengklaim PAN siap bergabung dengan pemerintahan Jokowi. Meski saat ini banyak masukan terkait pro dan kontra bergabung dengan pemerintahan. Namun, dia mengklaim, mayoritas pengurus daerah mendukung PAN bersama Jokowi.

"Itu adalah a call to action. Panggilan untuk berbuat nyata untuk negara ini. Kalau dibutuhkan Jokowi kami siap bergabung untuk terlibat langsung dalam action tersebut untuk jawab tantangan bangsa," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/7).

4 dari 4 halaman

Amien Rais Berharap PAN Jadi Oposisi

Berbeda dengan Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan mengklaim PAN siap bergabung dengan pemerintahan Jokowi, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais berharap PAN konsisten menjaga sikap politiknya untuk tetap berada di luar pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Sama, jangan sampai bergabung," tegas Amien Rais.

Sementara itu, Anggota Dewan Kehormatan PAN Djarat Wibowo menegaskan, 34 DPW solid menyatakan diri untuk berada di luar pemerintah.

"Ya saya buka tipe orang yang suka klaim ya. Tapi yang jelas mereka sudah komunikasi dengan semua pihak. Dan InsyaAllah lebih banyak yang ingin tetap di oposisi," kata Drajat.

[has]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini