PKS Kritik Jokowi soal Pemilu di Tengah Ekonomi Suram: Jangan Menakut-nakuti Rakyat

Jumat, 2 Desember 2022 12:50 Reporter : Ahda Bayhaqi
PKS Kritik Jokowi soal Pemilu di Tengah Ekonomi Suram: Jangan Menakut-nakuti Rakyat Mardani Ali Sera. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan, Pemilu 2024 digelar di tengah kondisi ekonomi global yang suram. Pernyataan tersebut dikecam oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Anggota Komisi II DPR Fraksi PKS Mardani Ali Sera meminta Jokowi tidak menggunakan narasi menakut-nakuti. Pemilu adalah pesta demokrasi. Seharusnya disambut rakyat dengan bahagia. Bukan dicederai dengan narasi ketakutan.

"Pemilu adalah pesta. Mestinya rakyat bahagia. Jangan cederai pesta demokrasi dengan info-info yang menakutkan," ujar Mardani kepada wartawan, Jumat (2/12).

Jokowi diminta memberikan inspirasi kepada masyarakat. Bukan membuat takut masyarakat.

"Pemimpin itu memberi inspirasi. Memberi semangat. Bukan menakut-nakuti. Apalagi membuat rakyat menderita," kata Mardani.

Ketua DPP PKS ini bilang, sudah tugas Jokowi memastikan keuangan dan ekonomi negara aman. Jangan membebani masyarakat lagi yang sudah susah.

"Tugas pemerintah menjaga ekonomi negara. Masyarakat sudah susah dengan BBM dan harga barang naik," kata Mardani.

2 dari 2 halaman

Pemilu di Tengah Ekonomi Global Suram

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan, Pemilu 2024 akan berjalan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Meski begitu, bukan tidak ada hambatan saat menjalani setiap tahapannya. Apalagi, situasi ekonomi global yang tengah sulit.

"Pemilu 2024 diselenggarakan dalam kondisi ekonomi global yang penuh kesuraman, kesulitan, ketidakpastian," kata Jokowi saat pidato pembukaan dalam acara konsolidasi Nasional dalam rangka Kesiapan Pemilu Serentak 2024 di Convention Hall Beach City Entertainment Center (BCEC) – Ancol, Jumat (2/12).

Dalam kondisi tersebut, lanjut Jokowi, KPU harus tetap bekerja menyukseskan Pemilu 2024. Caranya, dengan tetap melakukan efisiensi terhadap pemanfaatan anggaran dan mengatur skala prioritas.

"Juga tetap harus hati-hati dan waspada jangan sampai membuat kebijakan sekecil apapun yang salah, sehingga menjadi sulit," tegas presiden. [tin]

Baca juga:
Jokowi Minta KPU Hati-Hati soal Pemilu 2024: Hal Teknis Bisa jadi Politis
Jokowi: Kedepankan Politik Adu Gagasan Bukan Adu Domba di Pemilu 2024
Tak Lolos Pendaftaran Pemilu, PKR Berharap pada Putusan DKPP
Mardiono Dorong GMPI Siapkan Strategi Pemenangan Dongkrak Suara PPP di Pemilu 2024
Jokowi: Pemilu 2024 Digelar dalam Kondisi Ekonomi Global yang Suram
Melihat Taman Ratu Safiatuddin, Lokasi Safari Anies yang Batal Karena Perizinan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini