PKS Jawab Peluang Gabung KIB: Masih Sangat Terbuka

Selasa, 5 Juli 2022 22:53 Reporter : Henny Rachma Sari
PKS Jawab Peluang Gabung KIB: Masih Sangat Terbuka Kantor DPP PKS. ©2013 Merdeka.com/benny

Merdeka.com - Ketua Departemen Politik DPP PK Nabil Ahmad Fauzi menegaskan partainya masih terbuka untuk gabung dengan koalisi yang ada. Hal itu menjawab pertanyaan peluang PKS gabung Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

"Tentu saja, sampai dengan hari ini semua masih sangat terbuka peluangnya," kata Nabil dalam keterangannya, Selasa (5/7).

Kondisi politik yang dinamis, kata Nabil, serta masih tahap penjajakan yang membuat PKS membuka peluang tersebut. Terlihat dari belum adanya koalisi partai yang ada menentukan capres-cawapres bakal diusung dalam Pemilu 2024.

"Sampai hari ini, belum ada satupun penjajakan kerjasama partai yang sudah final menentukan capres dan cawapresnya. Masih terlalu pagi," ujarnya.

Selain itu, banyak pertimbangan sebuah parpol untuk jalin koalisi atau kerjasama, salah satunya terkait modal suara di Parlemen.

"Bobot bebet dan bibitnya juga harus dibahas bersama. Karena setiap partai yang mau bekerjasama pasti tujuannya untuk menang," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, mengatakan, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), tidak hanya terbuka bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk bergabung.

Menurut dia, selain PKS, KIB juga terbuka bagi NasDem dan Demokrat untuk bergabung. KIB sendiri diinisiasi oleh Golkar, PAN, dan PPP.

"KIB diinisiasi oleh tiga parpol dan kami sekali lagi terbuka, termasuk dengan PKS, termasuk kepada Partai Demokrat, termasuk juga kepada partai-partai yang lain seperti Nasdem," kata Ace di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (30/5).

Ace Hasan menyebut, KIB sangat inklusif atau sangat terbuka bagi partai-partai lain untuk bergabung. Yang terpenting, kata dia, adalah kesamaan gagasan, ide, dan strategi.

"KIB sangat terbuka dan itu juga disampaikan Pak Airlangga Hartarto sebagai ketum Partai Golkar bahwa KIB sifatnya masih sangat inklusif dengan ketentuan memang kita memiliki kesamaan gagasan, ide dan juga strategi dalam pilpres dan pileg 2024, dan juga soal Pilkada," tuturnya. [rhm]

Baca juga:
PPP: AHY Bisa Masuk Nominasi Capres-cawapres Kalau Gabung KIB
PPP Akui Sudah Bertemu Demokrat Ajak Gabung KIB
Waketum PAN: Airlangga Punya Modal Jadi Capres 2024
Effendi Simbolon: KIB Layu Sebelum Berkembang, akan Bubar Sendirinya
Tolak Usung Prabowo dan Ganjar, Siapa Capres-Cawapres KIB?
Golkar Ingin KIB Awet hingga Pilgub Sumut 2024

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini