PKPI terbelah dua kepemimpinan, kubu Hendropriyono dan Haris Sudarno

Senin, 29 Agustus 2016 09:33 Reporter : Eko Prasetya
PKPI terbelah dua kepemimpinan, kubu Hendropriyono dan Haris Sudarno Mukernas PKPI. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKIP) bernasib seperti PPP dan Golkar terdahulu yang tersandung masalah dualisme kepemimpinan. Dua kubu itu dipimpin oleh tokoh baru, yaitu AM Hendropriyono dan Haris Sudarno. Saling klaim pun terjadi.

Mantan Plt Ketum PKPI kubu Hendropriyono, Monang Siburian mengatakan, aturan pergantian Ketum harus melalui kongres yang sah. Dia menjelaskan. ketum yang mewarisi kepemimpinan Sutiyoso atau Bang Yos saat itu yaitu Isran Noor.

Namun, Isran dicopot karena masalah internal. Dari situlah mulai muncul perpecahan, ada dua Plt yaitu Monang dan satu lagi Haris Sudarno.

"Di internal memang sudah ada perpecahan," kata Monang kepada merdeka.com, Senin (29/8).

Pada Selasa (23/8), Haris menggelar kongres luar biasa di Hotel Grand Cempaka dan jadi ketum PKPI secara aklamasi. Tak berselang lama, Sabtu (27/8), PKPI di bawah Plt Monang juga menggelar kongres luar biasa di Hotel Millenium dan menunjuk AM Hendropriyono jadi ketum.

"Sesuai arahan SK Kemenkum HAM Isran Noor, saya Waketum. Lalu Isran Noor diberhentikan saya jadi Plt lalu gelar kongres dan terpilihlah Hendropriyono," ucapnya.

Namun, dalam dualisme kepengurusan itu, Sutiyoso rupanya mengakui kubu Haris. "Bang Yos mungkin kurang masukan yang benar dari teman-teman," katanya.

Padahal, kata dia, Try Sutrisno sebagai pendiri juga mengakui kubu Hendro. Bahkan, lanjutnya, Kemenkum HAM lebih tahu siapa yang benar dan salah.

[eko]

Topik berita Terkait:
  1. PKPI
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini