PKB Sebut Pencari Keuntungan Ekonomi dan Politik saat Pandemi Harus Ditindak Tegas

Jumat, 23 Juli 2021 14:29 Reporter : Ahda Bayhaqi
PKB Sebut Pencari Keuntungan Ekonomi dan Politik saat Pandemi Harus Ditindak Tegas Abdul Kadir Karding. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Politikus PKB Abdul Kadir Karding mengatakan, pandemi Covid-19 merupakan masalah bersama. Untuk itu, ia menilai, jika ada pihak yang mencari keuntungan ekonomi maupun politik harus ditindak tegas.

"Dan saya sejak awal melihat bahwa Covid ini masalah kita bersama, oleh karena itu kalau ada yang coba cari cara keuntungan baik itu dari sisi ekonomi maupun politik, saya kira harus ditindak tegas," ujar Karding melalui pesan singkat, Jumat (23/7).

Menurutnya, hal ini tidak boleh dibiarkan karena akibatnya akan menjalar kemana-mana. Ditambah untuk pulih dari kepentingan sesaat itu mahal ongkosnya.

"Kita tidak boleh membiarkan. Karena itu akan bisa kemana-mana akibatnya. Lebih mahal ongkos yang harus dibutuhkan untuk me-recovery kalau sudah dimainkan secara politik," ujar anggota DPR RI ini.

Pemerintah, kata Karding, harus mencari siapa yang bermain-main di air keruh saat pandemi. Selain itu pemerintah butuh membangun narasi kebersamaan saat pandemi.

"Menurut saya pemerintah, lewat perangkatnya, harus mencari siapa yang main siapa yang main-main soal bermian di air keruh maksudnya. Seperti ini harus tegas. Tetapi juga harus dibangun komunikasi bahwa ayo kita bareng-bareng, gak ada koalisi, ga ada isitlah oposisi, yang ada partisipasi seluruh pihak," kata dia.

Karding setuju dengan pernyataan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan supaya tidak tambah masalah saat pandemi dengan kepentingan politik. Harus ada empati terhadap krisis yang sama.

"Saya setuju apa yang disampaikan Pak Luhut bahwa, sebenarnya yang dibutuhkan sekarang itu empati perasaan crisis bersama. Jadi menurut saya sangat tidak adil kalau hanya dibebankan pada satu pihak, misalnya sama pemerintah," ujar Karding.

"Ya paling tidak itu kalau tidak bisa membantu dengan tenaga fisik upaya-upaya mengatasi Covid-19, ya berdoa. Kalau tidak bisa berdoa, ya paling tidak jangan ngerusuhi dengan komentar-komentar yang tidak berdasar, hoaks, apalagi kalau sampai misalnya menjadikan momentum Covid ini untuk mainan politik, untuk kepentingan orang per orang atau kelompok. Itu menurut saya sangat sangat tidak baik," tegasnya.

Sebelumnya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, bahwa penanganan pandemi Covid-19 melelahkan. Dia tidak ingin penanganan yang lelah ini ditambah masalah dengan adanya kepentingan politik maupun popularitas.

"Semua lelah, saya ulangi semua kita lelah, itu teman teman prajurit yang di bawah itu lelah, udah satu setengah tahun mereka kerja," katanya saat jumpa pers virtual, Kamis (15/7).

"Jadi jangan lagi kita tambahin masalah karena kepentingan politik kita, kepentingan popularitas kita, jangan kita popularitas dari pada masalah kemanusiaan, saya titip lagi itu," tegasnya. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini