Pimpinan gelar rapat bahas pelantikan Bamsoet jadi Ketua DPR

Senin, 15 Januari 2018 11:44 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Pimpinan gelar rapat bahas pelantikan Bamsoet jadi Ketua DPR Golkar tunjuk Bambang Soesatyo sebagai ketua DPR. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat membahas surat masuk dari Fraksi Partai Golkar terkait penunjukkan Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai calon Ketua DPR. Surat usulan dari Fraksi Golkar itu dikirimkan pagi tadi. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, rapat itu akan mengangendakan rapat paripuna untuk melantik Bamsoet.

"Tentu kalau bisa langsung bamus dan langsung kita buat paripurna untuk pelantikan karena cukup sederhana mudah-mudahan bisa selesai sebelum Dzuhur semuanya," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/1).

Fahri mengaku, pernah bekerjasama dengan Bamsoet saat masih di Komisi III. Sebagai pimpinan Komisi III, Bamsoet dianggap cukup berpengalaman dan menguasai masalah. Melihat hal itu, Fahri menganggap Bamsoet layak menjadi Ketua DPR.

"Jadi kalau dari sisi pengalaman dan penguasaan masalah tentu pak Bambang bisa dibilang sudah sangat mumpuni untuk memimpin DPR," terangnya.

Setelah dilantik menjadi Ketua DPR, Fahri mengungkapkan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Bamsoet. Salah satunya menyelesaikan pembahasan revisi UU MD3

"Paling tidak karena tahun terakhir adalah penyusunan UU MD3 maka kita ingin menyusun UU MD3 yang membuat DPR ke depan jadi DPR yang lebih baik," terangnya.

Selain UU MD3, lanjut Fahri, Bamsoet harus meneruskan pekerjaan terkait penataan dan modernisasi DPR. Bersama pimpinan DPR lain, Bamsoet juga disarankan menciptakan stabilitas politik di tahun politik.

"Kita akan memasuki tahun politik juga tentu kita akan mengelola stabilitas politik terutama yang ada di DPR karena stabilitas politik di DPR juga mempengaruhi pergolakan politik secara nasional," tandasnya.

Partai Golkar resmi menunjuk Bambang Soesatyo sebagai Ketua DPR menggantikan Setya Novanto yang terjerat korupsi e-KTP. Dalam rapat internal petinggi Golkar di Bakrie Tower lantai 46 kemarin malam, Dewan Pembina Partai Golkar merestui Bamsoet, sapaan Bambang sebagai Ketua DPR. [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini