Pilih Jalur Independen di Pilbup Pandeglang, Vokalis Jamrud Kumpulkan KTP

Kamis, 4 Juli 2019 13:51 Reporter : Dwi Prasetya
Pilih Jalur Independen di Pilbup Pandeglang, Vokalis Jamrud Kumpulkan KTP Relawan Vokalis Jambrud Buka Posko Pengumpulan KTP di Kedai Kopi. ©2019 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Merdeka.com - Sejumlah relawan Krisyanto vokalis grup band Jamrud yang mengatasnamakan Pandeglang Baru, membuka sejumlah posko pengumpulan fotokopi KTP untuk mendukung Krisyanto-Hendra Pranova menjadi calon Bupati Pandeglang pada 2020 melalui jalur independen di sejumlah kedai kopi di Kabupaten Pandeglang.

Pengumpulan KTP ini dilakukan sebagai syarat bagi pasangan Cabup dan Cawabup, agar dapat lolos melalui jalur independen pada Pilkada Kabupaten Pandeglang 2020.

Ketua relawan Pandeglang Baru mengatakan pendirian secara resmi posko pengumpulan KTP tersebut mulai dilakukan sejak 3 Juli 2019 kemarin. Saat ini baru ada posko di kedai Kopi Bakar Pak Endut yang berlokasi di Taman Wisata Kuliner Perum Perhutani Pandeglang.

Sejak pertama kali dibuka, antusias warga yang mendaftar cukup banyak. Hari pertama dibuka secara terbuka Rabu (3/7) dirinya telah mengumpulkan 500 lebih fotokopi KTP warga yang mendukung Krisyanto-Hendra.

"Setelah resmi dibuka posko pengumpulan KTP kepada publik kemarin mendapat 500 KTP," kata Irwan kepada wartawan, Kamis (4/7).

Irwan mengatakan sebelum membuka posko pengumpulan untuk publik, pihaknya telah melakukan pengumpulan secara grass root dari serikat petani dan nelayan Pandeglang sejak 1 Minggu lalu tercatat sudah ada 2.000 orang yang memberikan foto copy KTP. Tim relawan harus mengumpulkan sebanyak 69.807 foto copy KTP sebagai minimal syarat pencalonan jalur perseorangan.

"Sebetulnya seminggu lalu kita sudah melakukan pengumpulan dari akar rumput, tapi untuk resmi baru kemarin," katanya.

Karena menurut Irwan, pasangan Krisyanto-Hendra lahir dari dorongan sejumlah elemen masyarakat bawah.

"Kita berangkat dari kegelisahan dari situasi kondisi pandeglang. Dari pembangunan dan pelayanan publik masyarakat cukup kecewa kita ingin pemimpin baru mereka lahir karena kita yang melahirkan," katanya.

Sementara itu, Jaenal Nimam salah satu warga asal Cibaliung, Pandeglang, mengatakan dirinya rela memberikan KTP-nya untuk mendukung pasangan tersebut karena memiliki harapan besar ada kemajuan di Pandeglang.

"Tidak jauh dari pemerintahan pusat tapi pembangunan seperti ini adanya ya kita harus nyari yang baru yang memiliki daya kreatifitas. Birokrasi udah pernah pengusaha udah tapi tidak ada perubahan signifikan. Nah ini dari seniman semoga bisa memompa daya kretifitas membangun daerah," katanya. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Jamrud
  3. Pandeglang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini