Pesan Soeharto ke Prabowo: Ojo lali, ojo dumeh dan ojo ngoyo

Kamis, 29 Mei 2014 18:31 Reporter : Arie Sunaryo
Pesan Soeharto ke Prabowo: Ojo lali, ojo dumeh dan ojo ngoyo Pemantapan tim kampanye Prabowo-Hatta. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Calon Presiden Prabowo Subianto membuka rapat pemantapan tim kampanye Prabowo-Hatta tingkat Provinsi Jawa Tengah di The Sunan Hotel, Solo, Jawa Tengah. Saat berpidato Prabowo mengajak ribuan pendukungnya untuk mengamalkan ajaran dari mendiang mantan Presiden Soeharto.

Menurutnya, Soeharto yang juga mantan mertuanya itu pernah berpesan saat dirinya hendak bertugas memimpin pasukan perang.

"Saya ingat dulu waktu masih muda, masih berpangkat Mayor di Kostrad. Waktu itu saya memimpin Batalyon mau berangkat ke medan perang. Saya dipanggil pak Harto," ujarnya, Kamis (29/5).

Saat dipanggil Soeharto, Prabowo merasa deg-degan dan khawatir. Namun ada satu harapan Prabowo, dirinya akan diberikan uang saku. Namun ternyata tidak, dirinya justru mendapat pesan-pesan. Ajaran Pak Harto tersebut ternyata menjadi pengalaman yang baik untuk diamalkan.

"Ternyata saya tidak diberi uang saku. Beliau titip pesan, 'ojo lali, ojo dumeh dan ojo ngoyo," katanya.

Lebih lanjut Prabowo menjelaskan, ketiga ajaran tersebut sangat bermakna jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ojo lali atau jangan lupa mempunyai makna, jangan lupa dengan ajaran agama, ajaran orang tua dan ajaran para guru.

Ojo dumeh yang mempunyai makna jangan sombong atau sok. Sedangkan ojo ngoyo mempunyai makna jangan memaksakan diri kalau tidak mampu.

"Itulah ajaran, ilmu yang beliau berikan untuk berhasil dalam perjuangan. Ini pelajaran yang sangat mendalam. Mari kita semua ikuti, agar kita berhasil dalam perjuangan membawa bangsa ini lebih baik," katanya.

Prabowo mengatakan tiga ajaran Pak Harto tersebut ia amalkan saat memimpin perang. Salah satu perwira bahkan memasang tulisan tersebut di medan laga. Semua prajurit juga ikut mengamalkannya.

"Berkat mengamalkan ajaran tersebut Batalyon saya mendapatkan penghargaan," ucapnya.

Prabowo mengaku, dirinya akan menerapkan ajaran tersebut kepada para pendukungnya dalam perjuangan bersama Tim Koalisi Merah Putih untuk memenangkan pilpres 9 Juli nanti. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Prabowo Hatta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini