Pesan Megawati ke Jokowi di Tengah Pandemi Covid-19: Jangan Takut

Jumat, 17 Juli 2020 17:05 Reporter : Supriatin
Pesan Megawati ke Jokowi di Tengah Pandemi Covid-19: Jangan Takut Megawati di Universitas Soka. ©Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Merdeka.com - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengaku mengingatkan Presiden Jokowi agar tidak takut menghadapi pandemi Covid-19. Terutama, ketika ancaman krisis pangan semakin dekat.

"Saya berbicara pada Presiden Jokowi, jangan pernah takut karena kita ini praktis semuanya ada. Apa coba yang kalau dipikir tidak ada," ujarnya dalam acara pengumuman rekomendasi kepada 45 bakal pasangan calon Pilkada 2020 gelombang II secara virtual, Jumat (17/7).

Megawati mengatakan, Indonesia negara kaya raya. Sumber daya alam di tanah air melimpah. Namun, yang belum dijalankan dengan maksimal selama ini hanyalah manajemen negara yang baik.

"Oleh sebab itu, makanya di bidang pangan dari dulu saya mengatakan kita harus mendapatkan pangan secara kedaulatan pangan. Kita harus selalu berdiri di atas kaki sendiri. Ini harus ditanamkan, harus percaya," tegasnya.

Presiden kelima RI ini menekankan, sudah saatnya rakyat Indonesia bergotong royong menanam tanaman pangan sendiri di sekitar area rumah atau lahan kosong. Gerakan ini dianggap bisa mengurangi ketergantungan pada beras.

Apalagi, selama ini Indonesia bergantung pada beras impor dari Thailand, Vietnam dan Kamboja bila kebutuhan dalam negeri terbatas.

"Kita kalau kekurangan beras maka kita selalu mengatakan atau selalu harus mengimpor. Pertanyaan saya, ini bagi semua, seluruh rakyat Indonesia, kalau tidak ada negara pengekspor itu dapat memberikan berasnya kepada kita, apakah kita akan selalu berdiam diri? Menurut saya tidak. Karena untuk mengisi pangan itu sendiri sebenarnya dengan bergotong royong, bergerak cepat," ucapnya.

Dia melanjutkan, PDI Perjuangan sendiri sudah menggalakkan gerakan menanam. PDI Perjuangan mendorong kadernya untuk menanam jagung, singkong, sukun, sagu, kentang hingga pisang di halaman yang tidak terpakai.

"Kita tidak selalu harus makan beras, kita perlu untuk mengambil yang namanya hal-hal yang dapat kita jadikan sebagai bahan pangan. Itu yang selalu saya kumandangkan pada saat-saat kita mengalami keprihatinan menangani pandemi Covid-19 ini," pungkasnya. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini