Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perkembangan Teknologi jadi Salah Satu Tantangan di Pemilu 2019

Perkembangan Teknologi jadi Salah Satu Tantangan di Pemilu 2019 Moeldoko di Universitas Brawijaya. ©2018 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Pertama kalinya, Indonesia menggelar Pemilihan Presiden dan Anggota Legislatif berlangsung bersamaan. Sesuai jadwal, Pemilu digelar serentak 17 April mendatang.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Purnawirawan TNI Moeldoko dalam pidatonya yang dibacakan Deputi V Kantor Staf Presiden Jaleswari Pramodhawardani membeberkan tantangan Pemilu 2019. Meskipun pemilu bagi bangsa Indonesia bukan hal yang baru karena telah dilakukan sejak 1955.

"Penyelenggaraan Pemilu kini justru memiliki tantangannya sendiri. Penataan sistem Pemilu serentak yang masih terus disempurnakan, pejabat, kelembagaan parpol, politik transaksional, dan rendahnya kepercayaan publik terharap integritas calon-calon politik masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan," ucapnya pada pembukaan diskusi publik bertajuk 'Pemilu, Hoaks dan Penegakan Hukum' di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Selasa (15/1).

Di sisi lain, perkembangan teknologi informasi juga menjadi tantangan tersendiri. Meski memiliki dampak positif di bidang komunikasi, teknologi informasi juga berdampak negatif dalam penyelenggaraan Pemilu.

Terutama, kata dia, dalam konteks banyaknya disinformasi, ujaran kebencian, dan konten-konten yang mengandung berita bohong yang bertebaran dan meresahkan, serta mengadu domba dan memecah belah. Oleh karena itu, kemunculan hoaks dan ujaran kebencian penting untuk diantisipasi.

"Hal ini agar masyarakat tidak terjebak dalam berita-berita politik yang tidak benar, yang juga berpotensi menjatuhkan kandidat-kandidat Pemilu, baik legislatif maupun eksekutif, sehingga bisa menciderai kehidupan demokrasi di Tanah Air," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Moeldoko juga memberi contoh bagaimana hoaks berpengaruh signifikan dalam Pemilu Amerika Serikat beberapa tahun lalu. Menurutnya, saat itu banyak sekali situs yang dikelola relawan Donald Trump untuk menyerang lawan politik dengan hoaks dan konten negatuf lainnya.

Lebih lanjut, mantan Panglima TNI itu menegaskan, berita bohong dan hoaks sebetulnya bukan hal baru di Indonesia. Namun yang menjadi hal baru adalah kombinasi unik antara algoritma medsos, sistem periklanan, dan orang-orang yang siap mengarang cerita dengan motif uang, "Dan pemilu yang sedang berlangsung di suatu negara," ucapnya menandaskan.

Reporter: Nafiysul QodarSumber: Liputan6.com

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Perangkat Teknologi dan Alat Komunikasi Indonesia Didominasi Impor, Presiden Jokowi: Kenapa Kita Diam? Kaget?
Perangkat Teknologi dan Alat Komunikasi Indonesia Didominasi Impor, Presiden Jokowi: Kenapa Kita Diam? Kaget?

Presiden pun mengaku prihatin bahwa Indonesia saat ini masih menjadi pengguna dari sektor perangkat teknologi dan informasi, belum bisa menjadi pemain pasar.

Baca Selengkapnya
Pesan Jokowi ke MA: Hakim Harus Peka Terhadap Rasa Keadilan Masyarakat
Pesan Jokowi ke MA: Hakim Harus Peka Terhadap Rasa Keadilan Masyarakat

Jokowi mengingatkan hakim agar peka terhadap rasa keadilan masyarakat dan mengikuti perkembangan teknologi.

Baca Selengkapnya
Seperangkat Teknologi Keren Wajib Diboyong saat Mudik Lebaran Bikin Orang Kampung Melongo
Seperangkat Teknologi Keren Wajib Diboyong saat Mudik Lebaran Bikin Orang Kampung Melongo

Berikut adalah deretan teknologi terbaru yang cocok dibawa ke kampung halaman.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
5 Penemuan Teknologi Aneh ini Dianggap Mampu Menyelamatkan Bumi
5 Penemuan Teknologi Aneh ini Dianggap Mampu Menyelamatkan Bumi

Berikut penemuan-penemuan unik yang disebut bisa selamatkan dunia.

Baca Selengkapnya
Media Sosial Mulai Hangat Jelang Pemilu 2024, Ini Pesan Kapolri
Media Sosial Mulai Hangat Jelang Pemilu 2024, Ini Pesan Kapolri

Jenderal Bintang Empat tersebut pun mewanti-wanti pentingnya menjaga kerukunan dan perdamaian selama proses pemilu.

Baca Selengkapnya
Kecanggihan Teknologi dan Kondisi Pasca-Pandemi Butuh Perubahan Gaya Kepemimpinan, Seperti Apa?
Kecanggihan Teknologi dan Kondisi Pasca-Pandemi Butuh Perubahan Gaya Kepemimpinan, Seperti Apa?

Pertama yaitu Performance, seberapa pemimpin mampu membawa performa bisnis terbaik.

Baca Selengkapnya
Persaudaraan Jangan Sampai Memudar karena Tidak Bisa Menerima Hasil Pemilu
Persaudaraan Jangan Sampai Memudar karena Tidak Bisa Menerima Hasil Pemilu

Masyarakat Indonesia patut bersyukur dan bersuka cita karena telah melewati proses Pemilu 2024

Baca Selengkapnya
Menkominfo: 92 Persen Kebisingan di Ruang Digital Ulah Buzzer
Menkominfo: 92 Persen Kebisingan di Ruang Digital Ulah Buzzer

Bahkan Menkominfo menyebut situasi ruang digital lebih baik dibandingkan pada 2019.

Baca Selengkapnya
15 Pertanyaan Tentang Pemilu dan Jawabannya, Edukasi Penting untuk Calon Pemilih Pintar
15 Pertanyaan Tentang Pemilu dan Jawabannya, Edukasi Penting untuk Calon Pemilih Pintar

Berikut kumpulan pertanyaan tentang pemilu dan jawabannya.

Baca Selengkapnya