Perjalanan panjang Khofifah di Pilgub Jatim, pernah 2 kali kalah

Jumat, 29 Juni 2018 06:00 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Perjalanan panjang Khofifah di Pilgub Jatim, pernah 2 kali kalah khofifah indar parawansa. ©2017 Merdeka.com/masfiatur

Merdeka.com - Kesabaran Khofifah Indar Parawansa akhirnya berbuah manis. Dalam pertarungan Pilgub Jatim 2018, sejumlah lembaga survei menyatakan Khofifah bersama pasangannya Emil Dardak menang versi hitung cepat.

Padahal sebelumnya Khofifah sempat dua kali kalah saat maju Pilgub Jatim. Namun mantan menteri sosial ini tak pantang menyerah, dia terus mencoba ketika kesempatan menjadi kepala daerah itu datang kepadanya. Berikut ini perjalanan panjang Khofifah di Pilgub Jatim:

1 dari 3 halaman

Pilgub Jatim 2008

Khofifah Indar Parawansa. ©2012 Merdeka.com

Khofifah untuk pertama kalinya mencalonkan diri menjadi Gubernur Jatim pada tahun 2008. Saat itu dia bertarung melawan empat pasang calon yaitu, Sutjipto-Ridwan Hisjam (SR), Soenarjo-Ali Maschan Moesa (Salam), Achmady-Suhartono (Achsan), dan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa).

Namun yang maju dalam putaran dua adalah Khofifah dan Soekarwo. Persaingan putaran kedua ini sangat ketat, tapi akhirnya yang berhasil memenangkan Pilgub Jatim 2008 ialah Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) dengan perolehan suara 50,11 persen. Sementara Khofifah harus legowo dengan suara 49,89 suara.

2 dari 3 halaman

Pilgub Jatim 2013

Khofifah Indar Parawansa. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Meski sempat gagal di Pilgub Jatim 2008, Khofifah ternyata masih berambisi untuk menjadi orang nomor satu di daerah tersebut. Pada tahun 2013, dia kembali mencoba peruntungan dalam Pilgub Jatim.

Lagi-lagi, Khofifah harus berhadapan dengan Soekarwo lawan terkuatnya pada pertarungan Pilgub 2008. Dan ternyata, dewi fortuna pun belum berpihak kepadanya. Khofifah harus kembali menelan pil pahit kekalahan atas Soekarwo. Soekarwo kembali menang dengan memperoleh 8.195.816 suara (47,25 persen). Sementara Khofifah harus puas dengan 6.525.015 suara (37,62 persen).

3 dari 3 halaman

Pilkada 2018

khofifah indar parawansa. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Perjalanan panjang Khofifah Indar Parawansa dalam pemilihan gubernur Jatim berakhir pada 2018. Sempat kalah dua kali dalam Pilgub Jatim, mantan menteri sosial itu akhirnya berhasil menang dalam Pilkada serentak 2018.

Sejumlah lembaga survei menyatakan Khofifah bersama pasangannya Emil Dardak mendapat suara terbanyak dibandingkan dengan lawannya, Gus Ipul dan Puti Soekarno. Perjuangan Khofifah selama ini tak sia-sia, kegagalan yang pernah dialaminya tak menyurutkan semangat untuk terus mencoba dan berusaha. [has]

Baca juga:
Ini daftar lengkap pemenang Pilgub 2018 versi quick count
Deretan kejadian yang menarik perhatian masyarakat pada Pilkada 2018
Gus Ipul kalah di Jatim, PKB tegaskan Cak Imin tetap cawapres Jokowi
PPP nilai kemenangan di Pulau Jawa sebagai pemanasan Pilpres 2019
Jagoan-jagoan PDIP yang kalah versi hitung cepat di Pilkada 2018
Hattrick, PDIP kalah di Jatim, Jabar dan Sumut

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini