Penjahit dan Ketua RW ini Tak Gentar Lawan Gibran di Pilkada Solo

Jumat, 21 Februari 2020 12:41 Reporter : Arie Sunaryo
Penjahit dan Ketua RW ini Tak Gentar Lawan Gibran di Pilkada Solo Bagyo Wahyono dan FX Supardjo calon independen pilkada solo. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Mengenakan kemeja lurik, Bagyo Wahyono dan FX Supardjo (Bajo) mendatangi Kantor KPU Solo, Jalan Kahuripan Utara No.23, Sumber, Banjarsari. Kedatangan mereka untuk menyerahkan sejumlah persyaratan yang dibutuhkan sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota Solo. Keduanya tiba di KPU pukul 9.30 WIB diantar ratusan pendukungnya.

Bersama tim sukses, mereka menyerahkan ribuan fotokopi e-KTP dan persyaratan lainnya. Sejumlah pengurus KPU menerima mereka di ruang utama dan melakukan pengecekan persyaratan yang dibawa.

Kepala wartawan keduanya mengaku memberanikan diri maju Pilkada Solo meskipun tak mempunyai dukungan materi yang cukup dan kendaraan politik. Mereka juga tidak takut jika harus melawan siapapun calon yang diusung partai penguasa, baik Gibran maupun pasangan Purnomo-Teguh.

Bagyo merupakan warga RT01/RW06, Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan yang mengaku berprofesi sebagai seorang penjahit. Sedangkan FX Supardjo adalah warga RT01/RW07, Karangturi, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan. Supardjo merupakan ketua RW 07 di Kelurahan Pajang.

Sebagai calon wali kota, Bagyo tak takut bertarung dengan calon dari PDIP. Termasuk Achmad Purnomo maupun putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka sekalipun.

"Kalau takut saya ini wong ra duwe (orang nggak punya). Entek wedine (habis rasa takutnya)," katanya.

Dia menyadari tidak pantas atau sepadan jika harus melawan putra Presiden Jokowi. Namun demi masa depan rakyat dan Kota Solo yang lebih baik, apapun bakal dilakukannya.

Keduanya mengklaim maju melalui jalur perseorangan dengan didukung jaringan Tikus Pithi Hanata Baris yang merupakan organ relawan pendukung Jokowi di Pilpres 2019. Penggalangan dukungan dilakukan sejak setahun lalu dari bawah bersama Tikus Pithi Hanata Baris.

Bagyo mengklaim telah mengumpulkan sebanyak 37.442 dukungan atau 100,33 persen melebihi syarat dukungan jalur independen yang ditetapkan KPU Kota Surakarta 8,5 persen atau 35.870 dukungan dari total daftar pemilih tetap (DPT).

"Jumlah dukungan tersebar di 5 kecamatan, Banjarsari 8.820 dukungan, Jebres 10.163 dukungan, Laweyan 6.031 dukungan, Pasar Kliwon 7.889 dukungan dan Serengan 4.519 dukungan," jelasnya.

Selain pasangan Bagyo, satu calon independen lainnya Muhammad Ali (Abah Ali) - Gus Amak (Alam) juga akan mendaftarkan diri melalui jalur yang sama. Pengasuh Ponpes Takmirul Islam tersebut akan datang menyerahkan persyaratan setelah salat Jumat. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini