Pemerintah: Pasal Penodaan Agama dan Ilmu Gaib di RKUHP Direformulasi

Rabu, 25 Mei 2022 19:32 Reporter : Ahda Bayhaqi
Pemerintah: Pasal Penodaan Agama dan Ilmu Gaib di RKUHP Direformulasi WamenkumHAM Eddy Hiariej di Graha Pengayoman Kemenkumham. ©2021 Merdeka.com/Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Dua isu dari 14 isu dicabut oleh pemerintah dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Hal itu disampaikan tim pemerintah saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI yang membahas hasil sosialisasi RKUHP.

Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej mengatakan, ada 14 isu dalam RKUHP yang dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Pemerintah melakukan sosialisasi RKUHP di 12 kota pada 2021 lalu.

"Hasil sosialisasi inilah yang hari ini kami jelaskan kepada teman-teman dewan. Karena sosialisasi selama tahun 2021 di 12 kota itu mengerucut pada 14 isu yang tadi kami jelaskan," ujar Edward di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/5).

Dari 14 isu, dua isu dicabut pemerintah dari RKUHP. Yaitu pasal 276 mengenai pemidanaan terhadap dokter dan dokter gigi. Dicabut lantaran sudah diatur dalam UU Praktik Kedokteran.

Isu kedua yang dicabut adalah pemidanaan advokat curang. Sebab, aturan tersebut dianggap diskriminatif. Dan selanjutnya bakal diatur lebih lanjut dalam UU Advokat.

2 dari 3 halaman

Ilmu Gaib dan Penodaan Agama

Sejumlah pasal yang menjadi isu krusial juga dilakukan reformulasi. Reformulasi untuk memberikan penjelasan terhadap sejumlah pasal-pasal agar tidak terjadi multitafsir.

"Seperti misalnya pasal-pasal terhadap penodaan agama, lalu ada pasal yang berkaitan dengan kekuatan gaib dan sebagainya. Itu kita lakukan reformulasi supaya tidak menimbulkan perdebatan tetapi tidak menghilangkan substansi," jelas Eddy.

Dalam rapat, Edward menjelaskan 14 isu krusial dalam RKUHP.

3 dari 3 halaman

Daftar 14 Isu Krusial RKUHP

- Living Law
- Pidana mati
- Penghinaan presiden dan wakil presiden
- Pidana karena memiliki kekuatan gaib
- Pidana terhadap dokter dan dokter gigi
- Pidana advokat curang
- Hewan ternak
- Contempt of court
- penodaan agama
- Penganiayaan hewan
- Alat kontrasepsi dan pengguguran kandungan,
- Aborsi
- Gelandangan
- Pidana kesusilaan yang terdiri dari perzinaan, kohabitasi, dan perkosaan.

[rnd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini