Pekan depan bertemu, Gerindra dan PKS akan finalisasi koalisi

Rabu, 18 April 2018 16:18 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Pekan depan bertemu, Gerindra dan PKS akan finalisasi koalisi Mardani Ali Sera. ©2016 Merdeka.com/humas PKS

Merdeka.com - Ketua Umum Prabowo Subianto diagendakan akan mendatangi DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), pekan depan. Dalam pertemuan itu rencananya Gerindra dan PKS akan memfinalisasi koalisi untuk Pilpres 2019.

"Finalisasi koalisi," singkat Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera lewat pesan kepada merdeka.com, Rabu (18/4).

PKS juga dikabarkan membuat surat perjanjian untuk syarat koalisi Pilpres. Mardani enggan membeberkan isi surat tersebut. Sebab, hanya Presiden PKS Sohibul Iman yang mengetahui.

"Wah itu yang tahu Pak Iman," bebernya.

Prabowo juga sebelumnya menyatakan siap melaksanakan tugas sebagai Capres karena di dorong oleh kader Gerindra. Partai berlambang burung garuda ini juga membantah isu bahwa Mantan Danjen Kopassus itu hanya menjadi king maker dan berubah sikap di menit menit terakhir.

Namun, Mardani yakin Prabowo akan maju Capres 2019. "PKS yakin Gerindra dan Prabowo siap maju. Dan PKS siap membersamai," ucap Mardani.

Diberitakan sebelumnya Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan sang Ketua Umum Prabowo Subianto diagendakan akan mendatangi DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), pekan depan. Dalam pertemuan itu rencananya Prabowo akan melakukan pembahasan lebih lanjut terkait koalisi Pilpres 2019.

"Itu belum tahu tanggalnya. Tapi yang pasti agendanya begitu (ke DPP PKS)," kata Dasco kepada wartawan, Rabu (18/4).

"Yang pasti, setelah Rakornas ini. Minggu depan Pak Prabowo akan menyambangi DPP PKS untuk membicarakan ini (koalisi Pilpres 2019)," lanjutnya.

Dasco menuturkan, saat ini memang sudah hampir pasti PKS akan membangun koalisi Pilpres dengan Gerindra. Hal itu, kata dia, sudah dilakukan melalui proses koalisi yang panjang.

"Saya rasa sih tanpa tersurat kan memang selama ini kan penjajakan-penjajakan koalisi yang hampir pasti kan dengan PKS dan itu enggak usah pakai di surat juga kalau koalisi terjadi kan pasti calonnya dari PKS atau yang diendorse PKS," ucapnya. [bal]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini