PDIP Yakin Kepemimpinan Puan di DPR Perkuat Konsolidasi Pemerintahan Jokowi

Rabu, 2 Oktober 2019 12:02 Reporter : Merdeka
PDIP Yakin Kepemimpinan Puan di DPR Perkuat Konsolidasi Pemerintahan Jokowi Rapat Paripurna Penetapan Pimpinan DPR 2019-2024. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - PDI Perjuangan mengucapkan selamat kepada 5 pimpinan DPR baru periode 2019-2024. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pihaknya merasa terhormat berhasil menempatkan Puan Maharani sebagai Ketua DPR.

Menurutnya, Puan menjadi jawaban dari harapan kader PDIP untuk duduk di pucuk pimpinan DPR. Sebab, belum ada kader PDIP yang menjabat Ketua DPR meski berstatus pemenang Pemilu 1999 dan 2014 lalu.

"Mbak Puan Maharani tidak hanya menjadi Ketua DPR perempuan pertama, namun juga mampu memenuhi harapan partai ketika menang tahun 1999 dan 2014. Namun baru pada kemenangan tahun 2019 ini, PDI Perjuangan mendapatkan posisi terhormat tersebut," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangannya, Rabu (2/10).

PDIP menyebut ditinjau dari komposisi personel yang memimpin DPR RI periode 2019-2014, 4 berasal dari partai koalisi yang mendukung Jokowi dan 1 orang dari Gerindra yakni Sufmi Dasco Ahmad. Namun lima pimpinan dewan itu diyakini akan mampu bekerja sama demi peningkatan kualitas parlemen.

"Mengingat persahabatan yang baik antara Ibu Megawati Soekarnoputri dan Pak Prabowo, kami percaya bahwa kerja sama dengan Bung Dasco Ahmad akan berjalan baik. Sebab beliau juga memiliki semangat yang sama. Dengan demikian kepemimpinan DPR periode saat ini akan lebih solid dan mampu bekerja bersama untuk meningkatkan kualitas dewan. Selamat bekerja kepada lima pimpinan dewan yang baru," ujar Hasto.

PDIP meyakini bahwa kepemimpinan PDI Perjuangan di DPR RI dengan seluruh alat kelengkapan dewan akan memperkuat posisi politik Presiden Jokowi. "Konsolidasi politik dan hukum Pemerintahan Jokowi akan berjalan baik," tambah Hasto.

Apalagi, lanjut Hasto, ada harapan masyarakat Indonesia agar kebijakan DPR RI lebih sinergis dengan kebijakan Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Terlebih pasca-penguatan posisi politik Presiden di dalam menentukan arah dan kebijakan politik hukum Presiden sebagai Kepala Pemerintahan dengan tersedianya mekanisme check and balances di dalam penegakan hukum," jelasnya.

Dengan penguatan konsolidasi politik dan hukum Presiden Jokowi, kata dia, seluruh tata pemerintahan akan berjalan lebih baik dan stabil. "Dan percepatan gerak pembangunan di segala bidang kehidupan dapat diwujudkan," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini