PDIP Tumbang di Pilgub Jateng, Bambang Pacul Bicara Strategi Hadapi Pemilu 2029 Usai Dapat Tugas Khusus dari Megawati
Kekalahan dalam kontestasi Pilgub menjadi bahan evaluasi besar untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap partai.
Mantan Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul menyinggung hasil mengecewakan pada kekalahan konstestasi Pilgub 2024. Kekalahan dalam kontestasi Pilgub menjadi bahan evaluasi besar untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap partai.
"Harapan untuk FX Rudy? Semua kader partai sama, bagaimana partai itu solid, tingkat elektoral kita menang,” kata Bambang Pacul usai pertemuan tertutup antara Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, FX Hadi Rudyatmo di kantor DPD PDI Perjuangan Jateng, Panti Marhaen, Semarang, Senin (25/8).
Dia mengakui suara PDI Perjuangan di Jateng mengalami penurunan dalam Pileg 2024, namun partainya tetap mendominasi atau tidak menampik bahwa hasil Pilkada menjadi tamparan keras bagi PDI Perjuangan.
“Untuk Pemilihan Gubernur Jateng sebelumnya belum pernah kalah, baru kemarin kalah. Pilpres juga seringnya menang, kemarin kalah. Jadi situasi ini dari evaluasi. Dalam hal ini, Kongres keputusan ada pergantian Ketua DPD PDIP Jateng begitu,” ujar Bambang Pacul.
Posisi Ketua PDIP Jateng
Ditanya apakah FX Hadi Rudyatmo menjadi Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng secara definitif, Bambang Pacul memilih tidak menjelaskan lebih jauh. Menurutnya, keputusan tersebut berada di tangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
"Itu Ketua DPD PDIP definitif urusan berikutnya,” ujar Bambang Pacul.
Adapun pertemuan FX Hadi Rudyatmo dengan Bambang Pacul dan jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jateng untuk memperkenalkan diri setelah ia ditunjuk secara resmi oleh Megawati sebagai pelaksana tugas Ketua DPD PDIP Jateng.
"Saya itu ditugasi tiga bulan, sampai Desember 2025. Saya juga harus menyelesaikan penjaringan calon ketua DPD, DPC, PAC. Namun semua yang memutuskan Ketua Umum Megawati Soekarno Putri," pungkasnya.