PDIP: Tidak Boleh Menteri Dilantik Kibarkan Bendera Capres 2024

Jumat, 18 Oktober 2019 14:16 Reporter : Ahda Bayhaqi
PDIP: Tidak Boleh Menteri Dilantik Kibarkan Bendera Capres 2024 Kampanye PDIP. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan jajaran menteri di periode kedua Presiden Joko Widodo tidak bisa tiba-tiba deklarasi sebagai calon Presiden 2024. Dia menyarankan, calon menteri harus dicek dengan seksama rekam jejak, kepemimpinan, integritas dan kemampuan bekerjasama dengan Presiden.

"Tak boleh ada menteri setelah dilantik tiba-tiba kibarkan bendera mau jadi presiden 2024. Semua harus setia dalam lima tahun ke depan," ujar Hasto dalam keterangannya, Jumat (18/10).

Sementara itu, PDI Perjuangan menyerahkan kepada Jokowi kapan momentum pengumuman kabinet periode kedua. Dia mengutip UU No 39 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kementerian paling lama 14 hari kerja sejak Presiden mengucapkan sumpah/janji.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengaku telah melihat bocoran nama-nama menteri yang beredar. Namun Jokowi masih merahasiakan nama-nama menteri yang akan mendampinginya lima tahun ke depan.

"Saya telah menerima beberapa versi 'bocoran' nama-nama menteri kabinet untuk pemerintahan periode 2019-2024. Saya sendiri membacanya dengan antusias kalau-kalau itu benar adalah bocoran," kata Jokowi melalui akun Instagram resminya @Jokowi Kamis (17/10).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini memastikan, penyusunan Kabinet Kerja Jilid II telah rampung. Jokowi akan mengumumkan nama-nama yang mengisi kursi kabinet setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

"Saya akan umumkan segera setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024 pada 20 Oktober, bisa di hari yang sama, atau setelahnya," ucap dia.

"Siapa-siapa yang akan membantu saya di pemerintahan nanti? Sabarlah. Indonesia ini tak berkekurangan orang-orang hebat dan mampu memimpin kementerian dan lembaga, dan bersedia untuk mengabdi kepada bangsa ini," sambungnya. [lia]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini