PDIP Tanggapi Anak Jokowi Masuk Bursa Calon Wali Kota Solo Versi Survei Unisri

Jumat, 26 Juli 2019 14:06 Reporter : Arie Sunaryo
PDIP Tanggapi Anak Jokowi Masuk Bursa Calon Wali Kota Solo Versi Survei Unisri FX Hadi Rudyatmo. ©2015 merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Munculnya nama dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep dalam survei bursa calon Wali Kota Solo, mendapatkan respons positif dari Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Wali Kota Solo itu mempersilakan jika keduanya maju dalam pemilihan wali kota 2020 mendatang.

"Kalau saya sih sah-sah saja kalau mereka mau maju menjadi calon wali kota. Silakan saja kalau memang minat dan masyarakat menginginkan," Rudy sapaan akrab Rudyatmo, Jumat (26/7).

Tak hanya menyambut positif, Rudy juga membuka peluang jika keduanya mau maju melalui partai pemenang pemilu itu. Meski demikian, partai yang dipimpinnya tetap memberlakukan ketentuan seperti mekanisme yang berlaku bagi seluruh kandidat.

"Kalau kita prinsipnya terbuka. Siapapun yang akan mendaftar, termasuk Mas Gibran dan Kaesang, tentunya ada mekanisme partai yang harus diikuti," tandasnya.

Ia mengaku tidak heran jika nama putra sulung dan bungsu Presiden Jokowi tersebut muncul dalam survei Unisri. Apalagi mereka merupakan anak presiden yang juga mantan Wali Kota Solo. Kendati demikian, dikatakannya tidak cukup bermodal popularitas, tetapi juga elektabilitas.

"Kalau mau maju itu modalnya tidak cukup hanya populer saja. Karena nanti pada akhirnya masyarakat yang menentukan," tandasnya.

Sebelumnya, berdasarkan hasil survei Lembaga Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo, kakak beradik tersebut masuk dalam deretan tokoh populer di Kota Bengawan.

"Survei ini kami lakukan dengan menggunakan teknik cuplikan random sampling. Ada 96 titik lokasi dengan 8 responden di masing-masing titik. Total ada 766 responden yang kami uji sampel dengan margin eror 4 persen," ujar Ketua Laboratorium Kebijakan Unisri Solo, Suwardi, Kamis (26/7).

Suwardi menjelaskan, ada 3 kategori materi uji. Yakni popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas. Berdasarkan hasil uji popularitas, 90 diantaranya 766 responden mengenai Gibran. Sementara untuk Kaesang, 83 persen responden juga mengenal pengusaha pisang itu.

Selain 4 nama tersebut, beberapa nama lainnya juga muncul. Diantaranya Ketua Kadin Gareng S Haryanto, pengasuh Ponpes Al Quraniy Azzayadiy KH Abdul Karim (Gus Karim), Mantan Rektor UNS Ravik Karsidi, pengusaha Slamet Rahardjo, Ketua Tim Pemenangan Daerah Jokowi-Maruf Her Suprabu dan Akuntan Publik Rachmad Wahyudi. [did]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini