PDIP Tak Percaya Curhat Sopir Truk: Sandi-wara Suara Rakyat

Kamis, 31 Januari 2019 10:53 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
PDIP Tak Percaya Curhat Sopir Truk: Sandi-wara Suara Rakyat Sopir Truk Curhat ke Sandiaga di Pati. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Cawapres Sandiaga Uno sempat berkunjung ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Juwana Pati, Jawa Tengah, Rabu (30/1) kemarin. Dalam kunjungan itu, Sandi mendapatkan curhat dari sopir truk yang lebih memilih jalan biasa ketimbang lewat tol Transjawa, karena biaya masuk yang lebih mahal.

Namun, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira tak percaya dengan curhat sopir truk tersebut. Dia merasa yakin, tol transjawa yang baru saja diresmikan Presiden Jokowi sangat bermanfaat.

"Sopir truk yang mana? Lebih baik dengar langsung dari rakyat daripada lewat Sandiaga," kata Andreas kepada merdeka.com, Kamis (31/1).

Dia pun menyindir, bisa saja curhat sopi truk itu bukan kejadian sebenarnya. Melainkan hanya 'settingan' semata untuk menyudutkan Capres Jokowi.

"Sandi-wara suara rakyat," singgung Andreas.

Andreas merasa heran, apabila ada cerita sopir truk lebih pilih jalan biasa ketimbang tol. Sebab, jalan tol tentu sangat efisien dari berbagai hal, termasuk bensin dan waktu.

"Tol itu kan untuk semua pengguna jalan. Lewat tol lebih efisien dari segi waktu, bahan bakar, kanvas rem dan lain-lain," terang Jurkamnas Jokowi-Ma'ruf.

Oleh sebab itu, dia tak percaya apabila ada sopir truk yang lebih pilih jalan biasa seperti orang yang curhat kepada Sandiaga. Apalagi, Sandi seorang pengusaha yang mestinya dianggap tahu akan efisiensi waktu tersebut.

"Yang tentunya sebagai pengusaha Sandi mestinya tahu itu. Makanya, kalau dia mengatakan itu, ini namanya Sandi-wara suara rakyat," tutup Andreas.

Diketahui, Salah seorang sopir truk ikan bernama Suliwanto mengeluhkan mahalnya harga tol dan rusaknya jalur Pantura yang biasa dilewatinya. Dia mengaku menyesal jika infrastruktur yang dibangun malah memberatkan rakyat.

Hal itu disampaikan Suliwanto saat berdialog dengan cawapres Sandiaga Uno di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Juwana Pati, Jawa Tengah, Rabu (30/1).

"Tol bikin kita bangkrut pak. Mending saya jalan biasa. Tapi itu juga jalannya rusak berat. Membuat pengiriman makin lama. Kalau bisa jalan diperbaiki pak," kata pria yang akrab disapa Kumis itu.

Sandi pun senada dengan keluhan Suliwanto. Dia menyatakan bahwa seharusnya infrastruktur dibangun untuk mempermudah dan meningkatkan pelayanan masyarakat. Sandi berjanji membangun infrastruktur yang membuat masyarakat bahagia.

"Pak Suliwanto ini ada anggota DPR, Pak Abdul Wachid, dia akan sampaikan keluhan bapak langsung ke Menteri Perhubungan. Prabowo-Sandi akan membangun infrastruktur yang menyerap lapangan kerja dan bisa digunakan semaksimalnya untuk kepentingan rakyat Indonesia," jelas Sandi. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini