PDIP Soal Eks Relawan Jokowi Bentuk Dulur Ganjar Pranowo: Masih Amatiran

Jumat, 7 Mei 2021 20:02 Reporter : Ahda Bayhaqi
PDIP Soal Eks Relawan Jokowi Bentuk Dulur Ganjar Pranowo: Masih Amatiran Dulur Ganjar Pranowo. ©2021 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Eks anggota relawan Jokowi Bara JP membentuk Dulur Ganjar Pranowo (DGP) sebagai wadah relawan yang mendukung Ganjar sebagai calon presiden. Ketua Umum DGP Suroto membandingkan relawan Ganjar ini dengan relawan Puan Maharani, Gema Puan

Menanggapi itu, politikus PDIP Hendrawan Supratikno mengaku jadi kurang simpatik dengan kelompok relawan Ganjar ini. Dia menganggap membanding-bandingkan dua tokoh PDIP itu cara amatiran.

"Masih amatiran? Kurang simpatik jadinya," kata Hendrawan melalui pesan singkat, Jumat (7/8).

Sementara itu, Hendrawan menilai sah saja masyarakat telah membentuk relawan. Partai saat ini masih fokus untuk bekerja.

"Apanya yang mau dikomentari? Ya biarkan saja. Sebagai inisiatif masyarakat boleh-boleh saja. Kalau untuk jajaran partai, kami masih fokus untuk mengatasi pandemi dan resesi," kata anggota DPR ini.

PDIP dalam memberikan tiket calon presiden akan banyak mempertimbangkan. Keputusan apakah Ganjar bakal dilirik atau tidak berada di tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Partai akan mempertimbangkan banyak hal. Putusan terakhir adalah hak dan wilayah kewenangan Ketum," kata Hendrawan.

Ketua Umum Dulur Ganjar Pranowo (DGP), Suroto menegaskan, gerakan yang dibuat murni atas kehendak masyarakat. Bahkan, dia mengklaim tidak ada instruksi dari Ganjar Pranowo untuk membentuk relawan ini.

Suroto pun menyatakan DGP juga tidak terafiliasi dengan PDIP sebagai partai yang mewadahi Ganjar Pranowo. Dia malah menyinggung, PDIP telah membentuk Gema Puan, untuk mendukung Puan Maharani.

"Mereka bikin Gerakan Puan 'Gema Puan', Puan Maharani, beliau kan mau nyalon. Tapi kan enggak laku, masyarakat enggak pada senang. Kalah dengan DGP," kata Suroto saat diwawancarai merdeka.com, Kamis (6/5).

Suroto mengakui, banyak pihak yang gerah melihat gerakan yang dilakukan oleh DGP ini. Namun atas dasar kesukaan pada Ganjar, masyarakat yang tergabung dalam DGP ini rela mengeluarkan uangnya untuk urunan biaya operasional.

"Duluan DGP, dia muncul karena di Semarang di setiap desa ada gardu DGP. Gema Puan baru ada 2 bulan ini lah," kata dia. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini