PDIP Sindir Anggaran Corona Rp677,2 T, Tapi Jumlah Positif Naik Terus

Senin, 13 Juli 2020 21:16 Reporter : Merdeka
PDIP Sindir Anggaran Corona Rp677,2 T, Tapi Jumlah Positif Naik Terus Swab test Covid-19 di Pasar Tasik. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Anggota Komisi VI DPR RI, Deddy Yevri Sitorus mengingatkan, pemulihan ekonomi akan semakin sulit tercapai bila serangan pandemi Covid-19 terus meningkat.

Dia menilai, ratusan triliun dana pemerintah yang digelontorkan untuk Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) berpotensi sia-sia jika angka penderita positif Covid-19 terus mengalami tren naik.

Sebagaimana diketahui, pemerintah mengucurkan dana Rp677,2 triliun dalam rangka pemulihan ekonomi dan melawan pandemi.

Saat ini pemerintah terus memacu penyerapan anggaran Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah, termasuk stimulus ekonomi bagi korporasi, UMKM dan BUMN.

"Seluruh anggaran itu tidak akan banyak gunanya bila angka positif Covid terus meningkat dan memaksa pemerintah melakukan standar kesehatan yang ketat, termasuk perpanjangan atau penambahan wilayah yang memberlakukan PSBB," ujar Deddy, Senin (13/7).

Deddy menambahkan, jika angkat positif terus meningkat, bukan tidak mungkin pemerintah kembali menerapkan PSBB dan Work From Home. Artinya geliat ekonomi akan kembali melambat. Dampaknya, kata dia, PHK bertambah, daya beli masyarakat juga akan semakin terpuruk.

Politikus PDIP itu melanjutkan, sisi permintaan ekonomi akan sulit terangkat dan sisi supply pun tidak bisa bergerak. Hal ini akan membawa ekonomi pada jurang yang lebih dalam.

Menurut Deddy, kenaikan tajam grafik penderita Covid-19 selama seminggu terakhir terjadi karena menurunnya tingkat kewaspadaan dan disiplin masyarakat terhadap standar kesehatan, kejenuhan psikologis dan lemahnya upaya penanganan oleh aparatur pemerintah di lapangan.

Baca Selanjutnya: Dia mendesak penanganan pandemi dilakukan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini