PDIP Pede Usung Capres Sendiri, Demokrat Pertimbangkan Poros Ketiga Koalisi Pilpres

Rabu, 18 Mei 2022 14:35 Reporter : Ahda Bayhaqi
PDIP Pede Usung Capres Sendiri, Demokrat Pertimbangkan Poros Ketiga Koalisi Pilpres Kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim tetap dilantik oleh AHY di Surabaya. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - PDI Perjuangan percaya diri bisa mencalonkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden tanpa perlu berkoalisi. Sebabnya, kursi di parlemen yang dimiliki PDIP sudah memenuhi syarat ambang batas pencalonan 20 persen.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani melihat, yang kini jadi fokus PDIP adalah meningkatkan elektabilitas calon.

"Benar bahwa PDIP satu-satunya Parpol yang bisa mengusung sendiri tanpa mesti membangun koalisi untuk Pilpres 2024 nanti. Tentunya yang menjadi fokus utamanya adalah meningkatkan elektabilitas calonnya, agenda koalisi hanya untuk kepentingan pemenangan. Berbeda dengan parpol lainnya yang menempatkan agenda koalisi untuk kepentingan tiket dan pemenangan," ujar Kamhar kepada wartawan, Rabu (18/5).

Demokrat menilai konfigurasi politik saat ini masih cair. Semuanya masih mungkin terjadi. Dalam politik, sering kali keputusan final diambil detik-detik terakhir.

"Partai Demokrat sendiri sebagaimana disampaikan Mas Ketum AHY, baru akan mulai mengkristal arah politiknya pada akhir tahun 2022 atau awal tahun 2023 nanti," kata Kamhar.

2 dari 2 halaman

Poros Koalisi Ketiga

Demokrat tidak memiliki kendala dan beban membangun koalisi dengan partai politik manapun. Demokrat berikhtiar membuka komunikasi politik lintas partai.

"Bagi Partai Demokrat, koalisi mestilah dibangun di atas komitmen dan kesamaan platform untuk menjadikan kepentingan rakyat sebagai yang utama dan diutamakan, komitmen terhadap demokrasi yang berkeadaban dan politik yang beretika," ujar Kamhar.

Saat ini fokus Demokrat masih pemantapan dan penguatan struktur partai. Agar mesin politik efektif. Demokrat mempertimbangkan untuk membentuk poros koalisi baru. Demokrat memandang masih terbuka dua atau tiga poros koalisi.

"Partai Demokrat mempersiapkan diri dengan berbagai skenario, termasuk skenario untuk bergabung dengan poros koalisi ini atau membentuk poros koalisi baru. Masih terbuka ruang bisa terbentuk 2 atau 3 poros lagi," katanya.

Menurutnya, masih banyak kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi. Ini semua menjadi opsi-opsi membutuhkan penjajakan dan pendalaman lebih jauh.

"Butuh kalkulasi yang matang agar bisa mendapatkan tiket dan memenangkan kontestasi untuk mewujudkan harapan rakyat," ucapnya.

[noe]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini