PDIP Pastikan Usung Artis Adly Fairuz Bukan Karena Berkerabat dengan Ma'ruf Amin

Jumat, 28 Agustus 2020 21:03 Reporter : Merdeka
PDIP Pastikan Usung Artis Adly Fairuz Bukan Karena Berkerabat dengan Ma'ruf Amin Caleg Adly Fairuz. ©2019 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - PDIP mengusung Ahmad Adly Fairuz, menjadi calon wakil bupati Yessy Karya Lianti di Pilkada Karawang. Adly diketahui berkerabat dengan Wakil Presiden, Ma'ruf Amin.

Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, memastikan PDIP dalam mengusung kepala daerah bukan sekadar memandang kekerabatan yang dimiliki calon. Termasuk dalam hal ini Adly Fairuz. Hasto menegaskan, ditunjuknya Adly bukan karena berkerabat dengan Ma'ruf, melainkan pribadi dan komitmennya.

"Kita lihat dia (Adly) sosok muda yang kami katakan, bukan karena dia anak atau cucu siapa, kemudian kehilangan haknya untuk dicalonkan. Tapi yang penting adalah komitmennya, kesediaannya untuk mengikuti proses," kata Hasto usai pengumuman calon kepala daerah PDIP gelombang IV, Jumat (28/8).

"Ketika nama Mas Adly ini dibahas di dalam rapat DPP, ada yang menyampaikan bagaimana almarhum Presiden Habibie ternyata tertarik dengan sosok ini, yang pada saat itu menggemari sinetron Cinta Fitri," sambungnya.

Terkait pasangan Adly yang berlatar belakang dokter, Hasto menjelaskan seorang dokter pasti telah memahami nilai-nilai kemanusiaan.

"Ini buat kami merupakan rekam jejak yang baik. Dan kemudian ketika kami tanya bersama dengan calonnya yakni Dokter Yessy itu sebagai seorang dokter, dokter itukan juga dilatih untuk memahami suatu nilai-nilai kemanusiaan, suatu kerja mulia untuk mengobati orang sakit," tambah Hasto.

Hasto menilai pasangan ini sangat klop dan siap dididik mengikuti sekolah partai.

"Kami akan mengadakan sekolah partai bagi calon yang diusulkan partai lain dengan tetap menjaga identitasnya sebagai partai lain. Tetapi kami akan coba membahas berbagai hal yang fundamental terkait dengan pemerintahan untuk rakyat itu, pemerintah yang bersih bebas korupsi. Itu kesepakatan kita bersama, perintah Konstitusi, perintah undang-undang, tidak membedakan partai politiknya apa," bebernya.

2 dari 2 halaman

Adly Fairuz Siap Berlaga di Pilkada

Sebelumnya, saat ditemui di Kantor DPD PDIP Jabar, Adly mengatakan bahwa ini adalah pengalaman pertama maju di Pilkada. Meski demikian, ia enggan disebut muka baru. Pasalnya, pada Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB) beberapa tahun lalu, ia sempat mencalonkan diri meski akhirnya mundur. Lalu ia pun punya pengalaman di Pileg meski gagal.

"Ini pertama pilkada, tapi untuk terakhir saya ikut Pileg juga. Selama tujuh bulan tahun lalu (ketika Pileg) saya sudah belajar banyak. Siapapun lawannya, yang penting fokus," kata dia, Jumat (28/8).

Disinggung mengenai komitmennya untuk meninggalkan dunia hiburan yang membesarkan namanya, ia mengaku siap jika nanti terpilih. Saat ini, ia fokus untuk berdiskusi dengan tokoh untuk membuat program menggaet pemilih.

Ia mengakui memiliki kekerabatan dengan Wapres Ma'ruf Amin. Itu pun menjadi poin plus atau bekal dirinya dalam mengarungi kontestasi. Adly berencana menemui Maruf Amin untuk meminta wejangan.

"Kalau sebelumnya ada komunikasi tapi ga terlalu mendalam, cuma mungkin setelah pendaftaran saya minta wejangannya. Dari dulu abah (Maruf Amin) tahu saya orang yang mandiri, meskipun bukan cucu kandung, (tapi ada hubungan) kerabat, tapi saya dianggap cucu juga," ucap dia.

Meski demikian, ia tidak mau disebut aji mumpung dalam mengikuti kontestasi Pilkada. Ia pun tak mau nama besar Maruf Amin disebut sebagai tameng untuk menyosialisasikan dirinya kepada masyarakat.

"Saya sedikit kurang terima (disebut aji mumpung dan memanfaatkan nama Maruf Amin), sebelum Abah (Maruf Amin) jadi Aapres pun saya sudah terkenal, punten, saya sudah punya jadi direktur marketing aplikasi karya anak bangsa, sekarang saya fokus di UMKM nasional untuk program pak Jokowi untuk pemberian anggaran bimbingan dan lain-lain," jelas Adly.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com

[lia]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Adly Fairuz
  3. PDIP
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini