PDIP Nilai Wajar Jokowi Marah Hingga Ancam Reshuffle Kabinet

Senin, 29 Juni 2020 12:49 Reporter : Merdeka
PDIP Nilai Wajar Jokowi Marah Hingga Ancam Reshuffle Kabinet Jokowi pimpin ratas antisipasi karhutla secara tatap muka. ©ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/POOL

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengancam akan membubarkan lembaga dan melakukan reshuffle atau perombakan kabinet. Pernyataan ini disampaikan Jokowi lantaran melihat para menterinya masih bersikap biasa-biasa saja. Padahal saat ini dalam kondisi dan situasi krisis akibat pandemi Covid-19.

PDI Perjuangan menilai wajar jika Presiden Jokowi marah dan menegur jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju. Sebab, sejak awal Presiden Jokowi sudah mengingatkan semua pihak agar serius menangani Covid-19. Karena berkaitan dengan kehidupan rakyat.

"Karena itulah setiap jajaran kabinet seharusnya memiliki sense of crisis, berani mengambil tanggung jawab melalui kebijakan terobosan untuk membantu rakyat. Bahkan dengan keluarnya Perppu menunjukkan adanya hal ikhwal kegentingan yang memaksa," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Senin (29/6).

Menurut Hasto, pimpinan kementerian dan lembaga harus berpikir taktis dan mengedepankan inisiatif tinggi di tengah situasi genting yang berdampak luas bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Ada beberapa pihak yang cenderung mencari aman dan tidak mengambil prakarsa. Sehingga wajar jika Presiden sampai melakukan evaluasi terhadap kinerja para menteri," ungkap Hasto.

Bicara soal reshuffle kabinet yang diutarakan Presiden Jokowi, Hasto menilai itu sebagai bagian dari proses evaluasi kinerja. Evaluasi dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja pemerintah.

"PDI Perjuangan berharap semakin memacu kinerja dan kekompakan seluruh jajaran kabinet, dan seluruh lembaga negara yang berkaitan dengan fungsi perekonomian negara untuk secepatnya mencari solusi komprehensif dan efektif di dalam memercepat gerak pertumbuhan perekonomian nasional," tegas Hasto.

PDIP mendorong para menteri bekerja lebih keras di tengah masa pandemi Covid-19. Saat ini, yang dibutuhkan adalah aksi para menteri, bukan wacana.

"Kita menunggu aksi para menteri melalui berbagai program kerakyatan yang nyata dan berdampak luas bagi masyarakat," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Jokowi Ancam Reshuffle

Presiden Joko Widodo atau Jokowi marah melihat kinerja menteri yang belum optimal menangani masalah Covid-19. Jokowi berujar, banyak menteri yang masih menganggap masalah Virus Corona biasa-biasa saja.

"Saya lihat, masih banyak kita ini yang seperti biasa-biasa saja. Saya jengkelnya di situ. Ini apa nggak punya perasaan? Suasana ini krisis," kata Jokowi saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada Kamis (18/6).

Menurut dia, sangat berbahaya bila para pembantunya menganggap pandemi Corona sebagai masalah yang normal-normal saja. Jokowi menegaskan, para menteri harus kerja luar biasa

"Lah kalau saya lihat bapak ibu dan saudara-saudara masih melihat ini sebagai masih normal, berbahaya sekali. Kerja masih biasa-biasa saja. Ini kerjanya memang harus ekstra luar biasa, extra ordinary," ujar dia.

"Perasaan ini tolong sama. Kita harus sama perasaannya. Kalau ada yang berbeda satu saja, sudah berbahaya," tambah dia.

Jokowi tidak menutup kemungkinan untuk mereshuffle para pembantunya atau membubarkan lembaga yang kerjanya tidak optimal.

"Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle. Sudah kepikiran ke mana-mana saya. Entah buat Perppu yang lebih penting lagi. Kalau memang diperlukan. Karena memang suasana ini harus ada, suasana ini tidak, bapak ibu tidak merasakan itu sudah," tegas Jokowi

Kepala negara ingin para menterinya bekerja ekstra keras di tengah pandemi. Dia menegaskan, kerja keras dalam suasana corona sangat diperlukan.

"Artinya tindakan-tindakan yang extra ordinary keras akan saya lakukan. Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan. Saya betul-betul minta pada bapak ibu dan saudara sekalian mengerti memahami apa yang tadi saya sampaikan. Kerja keras, dalam suasana seperti ini sangat diperlukan," tuturnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com [noe]

Baca juga:
PAN: Jokowi Sudah Merasa Ada yang Tak Beres Dalam Kabinetnya
Jokowi Bicara Reshuffle, PPP Sindir Kinerja Menteri Soal PSBB & TKA China
Jokowi: Keluarga Merebut Jenazah Positif Covid-19 Jangan Terjadi Lagi
Jokowi Bicara Reshuffle, PDIP Soroti Menteri Bidang Ekonomi
Jokowi Tegur Menkes Terawan: Buat Aturan Jangan Bertele-Tele, Sederhanakan!

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini