PDIP minta Golkar tak tarik diri dari Pansus Angket KPK

Senin, 15 Januari 2018 15:28 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
PDIP minta Golkar tak tarik diri dari Pansus Angket KPK Gedung DPR. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - PDIP mempertanyakan keputusan Partai Golkar yang akan menarik diri dari Pansus Hak Angket KPK jika tak segera menyelesaikan tugas. Bendahara Fraksi PDIP Alex Indra Lukman berharap Golkar tidak menarik diri dan fokus menyusun rekomendasi akhir Pansus.

"Itu yang saya harapkan, jangan menarik diri. Mari kemudian bersama tuntaskan kinerja pansus dengan sebuah rekomendasi, ayo," kata Alex di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/1).

Alex meminta Partai Golkar tidak menganggap hasil Pansus Angket bertujuan melemahkan KPK. Sikap PDIP sendiri, kata Alex menginginkan rekomendasi Pansus berorientasi pada penguatan lembaga KPK.

"Jadi jangan seakan-akan ada partai yang ada di Pansus ingin memperlemah KPK, tak seperti itu. Mari kita lihat kemudian rekomendasi Pansus seperti apa," tegasnya.

Lebih lanjut, PDIP menyarankan Golkar bertanggungjawab menuntaskan proses di Pansus dengan membuat rekomendasi yang menguatkan KPK ketimbang mengancam mundur dari keanggotaan. Terlebih, Ketua Pansus Angket KPK berasal dari Partai Golkar.

"Daripada menarik diri kan punya tanggung jawab kita memasukkan anggota di sana. Ayo kita dorong supaya pansus segera mengakhiri masa tugasnya. Bagaimana mengakhiri masa tugasnya dengan melahirkan rekomendasi," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta kepada anggotanya yang berada di Pansus Angket KPK untuk segera menyelesaikan pekerjaannya. Hal itu disampaikan saat memberi arahan dalam rapat pleno Fraksi Golkar.

"Salah satu yang menjadi target adalah terkait dengan Pansus Angket KPK untuk segera diselesaikan. Tentu pada posisi ini karena sudah tiga kali masa sidang dan karena harus segera mengambil keputusan," kata Airlangga.

Airlangga meminta kader Golkar di Pansus harus mendorong kepada fraksi partai lain untuk segera menyusun rekomendasi akhir. Dengan catatan, rekomendasi tersebut tidak boleh melemahkan KPK. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini