PDIP Dikabarkan akan Berkunjung, NasDem: Kami Anggap Punya Niat yang Sama

Senin, 27 Juni 2022 17:12 Reporter : Alma Fikhasari
PDIP Dikabarkan akan Berkunjung, NasDem: Kami Anggap Punya Niat yang Sama Wakil Ketua Umum DPP NasDem Ahmad Ali. Istimewa

Merdeka.com - PDIP dikabarkan akan mengunjungi NasDem untuk menjajaki kerja sama di 2024. Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menyampaikan partainya selalu terbuka bagi siapa pun yang akan berkunjung termasuk PDIP.

Meskipun Partai NasDem telah sepakat dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk bekerja sama di 2024. Selain itu, komunikasi intens pun tengah dijalani dengan Partai Demokrat.

"NasDem selalu menempatkan parpol sebagai teman, sebagai sahabat. Karena semua parpol kami anggap punya niat yang sama. Satu parpol dan yang lain yaitu melihat Indonesia lebih baik, membangun kesejahteraan Indonesia," kata Ahmad Ali, saat dihubungi merdeka.com, Senin (27/6).

Lebih lanjut, Ahmad Ali mengatakan, tidak ada yang bisa mengatur NasDem dengan siapa berkoalisi nanti di 2024. Sebab, Partai NasDem memegang teguh kemandirian untuk menentukan ke mana partainya akan berlabuh.

Sehingga, ia meyakini PKS dan Partai Demokrat akan memahami apa yang dilakukan Partai NasDem. Karena, pergerakan politik hingga saat ini masih sangat dinamis.

"Tentunya Partai Nasdem punya kemandirian untuk menentukan siapa temannya, siapa sahabatnya dan tentunya ketika Nasdem ketemu PDIP, Partai Demokrat akan memahami itu," ucapnya.

"Kemudian tentunya kita bersahabat dengan PKS dan bahkan tidak ada orang lain yang bisa melarang NasDem untuk bersahabat dengan siapa saja," sambung Ahmad Ali.

Oleh sebab itu, meski sudah sepakat dengan PKS dan Demokrat, Partai NasDem akan tetap menerima dengan tangan terbuka jika nanti PDIP berkunjung.

"NasDem selalu berpikir bahwa semua partai adalah nama baik ya, jadi masing-masing partai punya kemandirian untuk menentukan arah keputusan politik masing-masing, termasuk kepada siapa kita akan berteman," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

PDIP Blacklist PKS dan Demokrat dari koalisi

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan, pihaknya membuka peluang kerjasama dengan partai manapun untuk Pemilu 2024. Kecuali dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pernyataan Hasto itu menjawab pertanyaan terkait potensi PDIP merapat ke koalisi PKS-NasDem. "Kalau dengan PKS tidak," kata Hasto di sela Sekolah Partai PDIP, Kamis (23/6).

Hasto lantas menyampaikan selamat atas kesepakatan antara PKS-NasDem untuk Pemilu 2024. "Ya itu bagus sekali, ada partai yang secara dini sudah membangun koalisi antara NasDem-PKS. PDIP mengucapkan selamat atas koalisi NasDem dan PKS tersebut," kata Hasto.

Adapun setelah pertemuan PKS-NasDem, hari ini Partai Demokrat akan menemui DPP NasDem untuk penjajakan komunikasi Pemilu 2024.

Sama seperti dengan PKS, Hasto menegaskan PDIP sulit untuk bekerjasama dengan Partai Demokrat. “Sebagai Sekjen memang tidak mudah untuk bekerjasama,” tegas dia.

[eko]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini