PDIP dan PKB Bantah Bupati Nganjuk yang Kena OTT KPK Kadernya

Senin, 10 Mei 2021 09:35 Reporter : Ahda Bayhaqi
PDIP dan PKB Bantah Bupati Nganjuk yang Kena OTT KPK Kadernya hasto dan djarot konferensi pers jelang kongres v PDIP. ©2019 Merdeka.com/ahda bayhaqi

Merdeka.com - KPK melakukan OTT terhadap Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat. Dalam sebuah berita video, Novi menyatakan dirinya sebagai kader PDI Perjuangan.

"Saya menyampaikan secara resmi bahwa saya ini kader PDIP, bukan kader partai lain," kata Novi dalam video yang diunggah Madutv pada acara Muscamcab Jawa Timur PDIP.

Terkait hal tersebut, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menyatakan, Novi bukan kader maupun pengurus PDIP.

"Yang bersangkutan bukan kader pengurus partai," kata Djarot pada Liputan6.com, Senin (10/5).

Djarot menyebut yang menjadi kader PDIP adalah Wakil Bupati Nganjuk. "Wakilnya yang menjadi salah satu wakil ketua DPD Jatim," ucapnya.

Sebelumnya dalam berbagai pemberitaaan disebutkan Novi adalah kader PKB. Namun, PKB lewat Sekretaris Gerakan Sosial dan Kebencanaan DPP PKB Luqman Hakim membantah bahwa Novi adalah kadernya.

Luqman lantas mengirimkan video pengakuan Novi yang menyebut dirinya kader PDI Perjuangan.

"Bersama ini kami kirimkan link video di kanal Youtube yang berisi pengakuan langsung Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat sebagai kader salah satu partai politik dimana partai politik tersebut bukan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Silahkan disimak videonya dengan cermat," kata Luqman.

Luqman berharap, partainya tidak lagi disebut apalagi dikaitkan dengan OTT Bupati Nganjuk. "Dengan adanya bukti link video tersebut, saya mohon keberadaan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat tidak dikait-kaitkan dengan PKB," ucapnya. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini