PDIP Beri Kado Ulang Tahun Istimewa untuk Megawati

Kamis, 23 Januari 2020 13:51 Reporter : Merdeka
PDIP Beri Kado Ulang Tahun Istimewa untuk Megawati Ketum Megawati Soekarnoputri di Rakernas PDIP. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri genap berusia 73 tahun pada hari ini, Kamis (23/1). Tak ada perayaan khusus, Megawati hanya memilih untuk berkumpul bersama keluarga di hari spesialnya ini.

"Sejak beberapa bulan yang lalu, Ibu Megawati telah memutuskan untuk tidak merayakan secara khusus. Namun ulang tahun ini menjadi momentum yang begitu penting bagi Beliau untuk berkumpul dengan keluarga dan sahabat dekat," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Kamis (23/1).

Hasto menuturkan, di usia Megawati sekarang, dan segudang pengalaman, putri Bung Karno itu telah menjadi pemimpin yang paling lengkap.

"Hidup sebagai rakyat biasa, dan akhirnya memilih politik sebagai jalan perjuangan yang mengantarkan Beliau sebagai anggota DPR RI lebih dari 2 periode, Wakil Presiden, Presiden ke V, dan tentu saja sebagai tokoh terpenting dalam perjuangan demokrasi melawan pemerintahan otoriter saat itu, hingga tercatat sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan dengan kepemimpinannya yang sangat kokoh dan visioner," ungkap Hasto.

1 dari 3 halaman

Menurut dia, kuatnya kepemimpinan Megawati dan keteguhannya pada prinsip tidak terlepas dari hobinya mencintai tanaman, yang kemudian menjadi ajang kontemplasi guna merawat kehidupan.

"Ibu Megawati begitu mencintai tanaman. Menanam adalah ekspresi mencintai bumi, ekspresi menjaga kehidupan dalam keseimbangan dengan alam semesta. Karena itulah menanam adalah gerak kontemplatif yang memancarkan kemanusiaan. Sebab tanaman menghasilkan oksigen dalam fotosintesa dan oksigen ini penting bagi kehidupan," tukas Hasto.

Menurut dia, di tangan Megawati, politik tampil dalam wajah kemanusiaan untuk membangun peradaban. "Selamat ulang tahun Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Hasto.

2 dari 3 halaman

Kado Istimewa untuk Megawati

Hasto menambahkan, seluruh anggota dan kader PDI Perjuangan memberikan kado istimewa bagi Megawati. Yakni dengan gerakan mencintai bumi.

Gerakan menanam pohon, menjaga sungai agar bebas dari sampah, menjaga sumber mata air kehidupan, dan merawat lingkungan hidup agar semakin asri adalah hadiah istimewa bagi Megawati, kata Hasto.

"Gerakan mencintai bumi ini bersifat wajib bagi anggota dan kader PDI Perjuangan sebagai bentuk dedikasi bagi Ibu Megawati yang begitu mencintai tanaman. Jadi politik itu sederhana. Politik itu bukan ramai di media. Politik itu karya bagi kehidupan dan masa depan," jelas Hasto.

Hasto pun menceritakan pengalamannya ketika menemani Megawati di salah satu kebun tanamannya di Bogor.

"Ada sebuah pohon langka yang dahannya patah, dengan penuh rasa sayang, Ibu Megawati merawat pohon itu, dan dengan cekatan membuat semacam gibs untuk menyambung dahan yang patah itu. Semua dilakukan dalam hening, penuh kontemplasi. Ia punya hak hidup kata Ibu Mega kepada saya," ujar Hasto.

3 dari 3 halaman

Dalam cerita kuno, Hasto menceritakan sosok satria yang bertapa 'ngalong', seluruh mata hati dan pikirannya penuh kepasrahan dan rasa cinta terhadap bumi dan seluruh alam semesta. Maka Ia pun mendapat ilmu Pancasona, ilmu keabadian, dimana meski Satria itu mati, namun begitu raganya menyentuh bumi, ia akan hidup kembali.

"Apa yang dilakukan oleh Ibu Mega adalah menghadirkan wajah politik pada esensi mencintai dan merawat kehidupan. Hal inilah yang menjadi salah satu kekuatan Beliau mengapa mampu menghadapi berbagai ujian dan terpaan gelombang politik," lanjut Hasto.

Puncak gerakan mencintai bumi tersebut akan dilakukan di Jawa Barat, dengan melakukan penghijauan di lahan kritis sepanjang Sungai Citarum, Jawa Barat pada tanggal 2 Februari 2020 sebagai kado istimewa bagi Ibu Megawati Soekarnoputri.

Reporter: Putu Merta Suryaputra

Sumber: Liputan6.com [rnd]

Baca juga:
Herman Herry PDIP: Yasonna Laoly Lain Kali Hati-hati dengan Lidah
Nasir Djamil Bela Menkum HAM Yasonna Laoly
Politikus PDIP Minta Harun Masiku Menyerahkan Diri ke KPK
Sudding Duga Yasonna Coba Tutupi Keberadaan Harun Masiku
Politikus PDIP Harun Masiku Ternyata Ada di Indonesia, Kenapa Belum Tertangkap?

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini