PDIP bekali calon kepala daerah cara menangkan Pilkada 2018

Rabu, 31 Januari 2018 07:27 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
PDIP bekali calon kepala daerah cara menangkan Pilkada 2018 Ilustrasi Pemilu. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - PDIP bekali para calon kepala/wakil kepala daerah yang mengikuti Sekolah Partai dengan berbagai strategi untuk meyakinkan masyarakat pemilih. Mulai dari bagaimana mengelola dan memenej pemerintahan dengan program pro rakyat hingga strategi pemenangan di Pilkada 2018.

Salah satu pemateri yang hadir adalah Direktur Ekskutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi. Burhanuddin memaparkan berbagai strategi pemenangan mulai dari syarat elementer yakni tingkat pengenalan calon oleh masyarakat pemilih, kemudian faktor sosiologis, dan faktor psikologis yang akan mempengaruhi elektabilitas atau tingkat keterpilihan sang calon.

"Popularitas atau tingkat pengenalan itu syarat elementer karena tidak mungkin pemilih akan memilih calon yang tidak dikenal," kata Burhanuddin di Wisma Kinasih disampaikan lewat siaran pers, Rabu (31/1).

Burhanuddin menjelaskan, dengan popularitas yang tinggi diharapkan elektabilitas juga tinggi karena sesuai dengan keinginan pemilih. Namun, tingkat pengenalan itu juga tentunya dari aspek yang baik, sehingga akan berpotensi menaikkan tingkat kesukaan. Sebaliknya, jika dikenal dalam hal buruk, maka efeknya tidak disukai.

Dalam acara sekolah partai ini, setidaknya ada 88 bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung PDIP menjadi peserta.

burhanuddin muhtadi bekali calon kepala daerah pdip di sekolah partai

Burhanuddin muhtadi bekali calon kepala daerah PDIP di sekolah partai ©2018 Merdeka.com/istimewa


Dalam sesi paparannya, Burhanuddin juga menyampaikan bagaimana strategi menggaet swing voter yang jumlahnya sangat signifikan di tengah masyarakat yang tingkat identitas kepartaiannya (party id) rendah. Kemudian, Burhan juga menyampaikan bagaimana strategi calon ketika menghadapi petahana dan sebaliknya, bagaimana petahana harus menghadapi penantangnya.

Selain Burhanuddin, pemateri lain yang dihadirkan PDI Perjuangan dalam Sekolah Partai adalah perwakilan Deputi Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam pemaparannya, perwakilan KPK menyampaikan materi tata kelola pemerintahan bersih dan transparan.

Ada enam fokus yang disampaikan yakni perencanaan APBD, pengadaan barang/jasa, perizinan berbasis IT, penguatan APIP, e-samsat, dan tunjangan perbaikan pernghasilan (TPP) bagi ASN.

Adapun dalam sesi hari Selasa, yang dihadirkan PDIP untuk membekali peserta Sekolah Partai yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Direktur The Wahid Institute Ahmad Suaedy.

Adapun dari PDIP yang hadir langsung yakni Kepala Sekolah Partai Komarudin Watubun, Wakil Sekolah Partai Daryatmo Mardiyanto dan Sekretaris Sekolah Partai Eva K Sundari, dan Wakil Sekretaris BP Pemilu PDI Perjuangan Restu Hapsari. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. PDIP
  3. Jakarta
  4. Pilkada Serentak
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini