PDIP bahas isu mundurnya Anas jadi cawagub Jatim sore nanti

Jumat, 5 Januari 2018 11:54 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
PDIP bahas isu mundurnya Anas jadi cawagub Jatim sore nanti Abdullah Azwar Anas mengunjungi Kabupaten dan Kota Pasuruan. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan akan menggelar rapat membahas kabar mundurnya Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sebagai bakal calon wakil gubernur yang berdampingan dengan Saifullah Yusuf di Pilgub Jawa Timur. Rapat itu akan digelar pukul 16.00 Wib.

"Iya harusnya. Nah ini kami nanti baru rapat pukul 16.00 Wib. Paling terakhir update di sekjen," kata Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno saat dihubungi, Jumat (5/1).

Hendrawan mengatakan partainya menugaskan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto untuk menghubungi Anas. Untuk itu segala informasi terkait isu mundurnya Anas akan disampaikan oleh Hasto.

"Nah begini, Semuanya dipusatkan informasinya kepada Sekjen Pak Hasto. Karena kemarin Pak Hasto yang menghubungi dan mendapat tugas untuk berkomunikasi," ujarnya.

Selain membahas isu mundurnya Anas, kata Hendrawan, rapat akan membahas finalisasi pencalonan kepala daerah yang belum selesai di beberapa daerah pemilihan.

"Tapi tidak hanya membahas pak azwar anas. Kan masih banyak provinsi yang belum final," tandasnya.

Seperti diketahui, Azwar Anas dikabarkan mengundurkan diri sebagai bakal calon wakil gubernur yang berdampingan dengan Saifullah Yusuf di Pilgub Jawa Timur. Anas angkat suara terkait isu mundur tersebut, dia menganggap ada proses pembunuhan karakter terkait polemik pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur. Termasuk, teror yang kerap diterima dirinya dan keluarga.

"Jadi terkait apa yang jadi desus-desus itu, saya sudah biasa. Perlakuan yang sama persis seperti ini sudah saya terima sejak tahun kedua menjabat ketika saya menerapkan sejumlah kebijakan, seperti pelarangan pasar modern, memperjuangkan saham bagi rakyat di sektor pertambangan, dan sebagainya. Bahkan, saya dilaporkan melakukan kriminalisasi kebijakan karena kebijakan-kebijakan tersebut," kata Anas. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini