Partai Berkarya: Tuduhan Soeharto Guru Korupsi Fitnah Keji dan Hoaks

Kamis, 29 November 2018 15:21 Reporter : Hery H Winarno
Partai Berkarya: Tuduhan Soeharto Guru Korupsi Fitnah Keji dan Hoaks Titiek gabung Partai Berkarya. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah yang mengatakan guru korupsi di Indonesia adalah Presiden Soeharto mendapat protes keras dari Partai Berkarya. Partai besutan Tommy Soeharto itu menyatakan bahwa pernyataan Ahmad Basarah adalah fitnah yang keji.

"Tuduhan guru korupsi merupakan fitnah yang keji. Pak Harto (Soeharto) hidupnya sederhana dan mengabdikan seluruh hidupnya untuk kepentingan rakyat," ujar Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Priyo Budi Santoso kepada merdeka.com, Kamis (29/11).

Menurut mantan politisi Golkar ini, Soeharto berjasa besar dalam membangun bangsa Indonesia. "Itu kenapa Pak Harto disebut sebagai Bapak Pembangunan," terangnya.

Sekertaris Jenderal Partai Berkarya Priyo Budi Santoso 2018 Merdeka.com/Liputan6.com

Soal tuduhan korupsi yang dilontarkan Basarah, Priyo menyatakan bahwa sampai saat ini tidak ada bukti bahwa Soeharto melakukan korupsi. Soeharto kata Priyo juga tidak pernah menjalani hukuman sebagai seorang koruptor.

"Beliau wafat dalam keadaan baik dan dimakamkan dengan penghormatan kenegaraan dan diantar oleh lautan massa rakyat yang berjejer di sepanjang jalan memberi penghormatan terakhir di Makam Astana Giribangun Karanganyar. Negara mengumumkan berkabung nasional dengan pengibaran bendera merah putih setengah tiang selama 7 hari. Kenapa tega menuduh Pak Harto sebagai guru korupsi? Itu fitnah yang keji dan hoak," tegas mantan Wakil Ketua DPR ini.

Pernyataan Ahmad Basarah kata Priyo justru seperti menepuk air di dulang. Hal ini karena banyak kader PDIP yang justru terjerat kasus korupsi.

"Bukannya centrum korupsi sekarang justru berada di partai-partai penguasa? Siapa yang juara korupsi? Berapa banyak pejabat-pejabat PDIP yang di OTT KPK?" pungkas Priyo. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini