Panja Jiwasraya Komisi III DPR Rapat Tertutup dengan Kejagung

Kamis, 13 Februari 2020 11:00 Reporter : Ahda Bayhaqi
Panja Jiwasraya Komisi III DPR Rapat Tertutup dengan Kejagung ilustrasi rapat DPR. ©2020 Liputan6.com/JohanTallo

Merdeka.com - Panitia kerja (Panja) Jiwasraya Komisi III DPR menggelar rapat dengan Jampidsus Kejaksaan Agung di DPR, Kamis (13/2). Panja melakukan rapat tertutup untuk mengorek penyidikan yang tengah dilakukan Kejaksaan.

"Rapatnya kami bikin rapat tertutup supaya penyidik tidak ragu-ragu untuk membuka apa yang bisa dibuka," ujar Ketua Komisi III DPR Herman Herry sebelum rapat.

Herman memastikan, anggota komisi hukum DPR ini tak sampai menanyakan penyidikan yang masih dirahasiakan. Seperti penelusuran aset para tersangka.

"Karena jika dibuka tidak ada jaminan bahwa ini akan melebar meluas atau ada pihak yang menyembunyikan barang barang itu," kata Herman.

1 dari 2 halaman

Politikus PDIP itu menegaskan, tujuan Panja untuk berupaya menarik uang yang diambil tersangka dengan cara penyitaan terhadap aset. Serta menelusuri pihak yang berkaitan dengan para tersangka.

Menurut Herman para tersangka bekerja sendiri tanpa melibatkan institusi lain di dunia perbankan.

"Jadi kami ingin supaya penyidik dalam rapat ini buka saja potensi-potensi kemana saja, siapa saja yang akan diduga menjadi pihak terkait dan mereka panggil," kata dia.

2 dari 2 halaman

Selain itu, pada kesempatan berikutnya, Panja Jiwasraya Komisi III akan memanggil Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Komisi III menduga ada kebobolan pengawasan OJK terhadap Jiwasraya.

"Kami mau liat pengawasannya sampai bisa terjadi tindak pidana ini, bagaimana dan apa yang dilakukan OJK? Kami merasa sepertinya apakah ini ada pembiaran. Tau tapi dibiarkan. Ini yang kami ingin tau. Kalau itu betul itu yang terjadi, semua harus diproses hukum," kata Herman.

Saat ini, rapat Panja dengan Jampidsus sedang berjalan. Jampidsus Adi Toegarisman langsung hadir untuk memberikan keterangan kepada DPR. [rnd]

Baca juga:
Presiden PKS: Zulhas Janji Ikut Pansus Jiwasraya Jika Terpilih Ketum PAN
Jaksa Agung Sebut Akan Ada Tersangka Baru Kasus Jiwasraya
BP Tapera Diingatkan Tak Meniru Praktik Jiwasraya dan Asabri
Nasabah Jiwasraya Usul Penerbitan Obligasi untuk Tangani Gagal Bayar
OJK: Pemerintah Tiap Minggu Bertemu Selesaikan Masalah Jiwasraya

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini