PAN yakin poros koalisi keumatan masih berpeluang terbentuk

Kamis, 12 Juli 2018 15:37 Reporter : Hari Ariyanti
Sekjen PAN Eddy Soeparno. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Beberapa waktu lalu ada wacana pembentukan poros koalisi keumatan yang diusulkan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab saat bertemu Amien Rais dan Prabowo Subianto di Mekkah. Sekjen PAN Eddy Soeparno menilai peluang terbentuknya koalisi keumatan masih memungkinkan walaupun pendaftaran capres segera dibuka.

"Kita tetap menjalin komunikasi dengan semua pihak apakah poros keumatan ataukah poros yang lain. Bahkan dengan partai-partai politik yang bahkan sekarang sudah menyatakan dukungannya pada Pak Jokowi kita melakukan pembicaraan yang cukup intensif dengan Golkar, Hanura, dan lain-lain," kata Eddy di Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Kamis (12/7) usai mendampingi Ketua Umum PAN bertemu Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak.

Eddy mengatakan komunikasi politik masih cair dan pihaknya tetap membuka peluang selebar-lebarnya. "Pokoknya saat ini tidak ada peluang yang kita tutup. Kita buka selebar-lebarnya. Karena apa? Karena yang dipertaruhkan adalah masa depan Indonesia lima tahun yang akan datang. Jadi kita tidak boleh mempresentasikan dan mempersembahkan calon yang salah pada masyarakat," paparnya.

Dalam waktu dekat dipastikan akan ada kejelasan arah politik partainya untuk Pilpres mendatang. Mengingat waktu pendaftaran semakin dekat yaitu tanggal 4 Agustus mendatang.

"Jadi kita berharap mudah-mudahan nanti dalam waktu dekat ini sudah akan ada kejelasan. Apalagi kita lihat kan waktu pendaftaran sudah semakin dekat. Jadi mau tidak mau politik yang saat ini sedang cair akan mengerucut dengan sendirinya," jelasnya.

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan disampaikan Eddy juga terus berkomunikasi dengan pimpinan parpol. Termasuk juga bertemu dengan para tokoh seperti Anies Baswedan dan Gatot Nurmantyo. Pertemuan demi pertemuan ini dalam rangka menyatukan persepsi dari masing-masing pimpinan parpol untuk mengetahui kombinasi mana yang paling baik untuk diajukan nanti di tahun 2019.

"Saya rasa komunikasi ini akan sangat cepat bergulir. Apalagi setelah kita nanti selesai semuanya menyelesaikan pekerjaan besar kita untuk mendaftarkan caleg-caleg pasca tanggal 17 Juli. Saya pikir pasti nanti akan semakin intensif lagi pembicaraannya," tandasnya. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini