PAN DKI Sebut BPN Bukan Koalisi Permanen

Senin, 20 Mei 2019 16:35 Reporter : Merdeka
PAN DKI Sebut BPN Bukan Koalisi Permanen Eko Patrio diperiksa KPK. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio mengatakan, partainya bebas menentukan arah tujuan usai pengumuman Pemilu 2019. Hal itu lantaran sifat koalisi yang diusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidaklah permanen.

"Saya kalau ngobrol sama Ketum (Zulkifli Hasan), ketum bilang sama, kita masih di Prabowo-Sandi, masih 02 dan sebagainya. Baru nanti setelah tanggal 22 Mei perlu disikapi dan menyikapi seperti apa. Kan juga kan ini bukan koalisi permanen. Jadi tunggu nanti tanggal 22 Mei kemana. Jadi kalau ada pertemuan-pertemuan ya wajar," katanya di Gedung DPW PAN DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Senin (20/5).

Menurut Eko, koalisi yang tidak permanen tak juga bisa seenaknya diartikan bahwa PAN akan merapat ke kubu Jokowi. Nantinya akan dilakukan pembahasan lebih lanjut oleh pimpinan pusat, usai keputusan KPU akan hasil Pilpres 2019 ditetapkan.

"Artinya nanti diserahkan kembali keputusan DPP, mengarah ke mana. Apakah tetap mengikuti 02, atau kita independen, atau bagaimana. Jadi keputusannya bukan keputusan Pak Zul, bukan Eko Patrio. Itu nanti diputuskan di DPP," jelasnya.

Diberitakan, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zukifli Hasan disebut-sebut sempat meminta jatah kursi pimpinan DPR atau MPR pada Joko Widodo ( Jokowi). Hal itu disampaikan Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Abdul Kadir Karding.

Namun hal itu langsung dibantah oleh Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno. Sementara Zulhas mencuit bahwa kehadiran dirinya di Istana sebagai Ketua MPR dan tak ada kaitan dengan partai.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini